Pemkab Tegal Yakinkan Pentingnya Kemasan Produk Pada IKM
Kemasan produk pada Industri Kecil Menengah (IKM) patut diperhatikan lebih supaya bisa menarik pembeli.
Penulis: Bare Kingkin Kinamu | Editor: galih permadi
Laporan Wartawan Tribun Jateng, Bare Kingkin Kinamu
TRIBUNJATENG.COM, SLAWI - Kemasan produk pada Industri Kecil Menengah (IKM) patut diperhatikan lebih supaya bisa menarik pembeli.
Selain hal tersebut, tentu kemasan bisa menunjukkan kualitas isi.
Sekarang, banyak produk industri kecil menengah yang kualitasnya sama dengan produk yang telah memiliki brand terkenal di pasaran.
Tentu, kemasan yang menarik dan informatif akan membuat produk IKM semakin menarik pembeli.
Untuk itu, Pemerintah Kabupaten Tegal mengadakan serah terima kemasan produk untuk Industri Kecil Menengah di Kompleks Wanawisata Guci, Bumijawa, Rabu (24/1/2018).
Dalam serah terima tersebut, Umi Azizah, Wakil Bupati Tegal, ungkapkan jika kemasan yang baik bisa menarik minat pembeli.
"Selain itu, dengan kemasan yang baik produk juga terlindung agar tidak mudah rusak. IKM sebagai penunjang industri pariwisata harus mampu bersaing dengan baik," tutur Umi Azizah.
Acara serah terima kemasan produk IKM dan sosialisasi permodalan tersebut dihadiri oleh Kepala Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja Kab. Tegal, Pimpinan Bank Jateng, Camat Bumijawa dan Bojong, para pelaku IKM, dan tamu undangan.
Guci menjadi satu di antara wisata alam yang menarik pengunjung. Tentu industri kecil menjadi daya tarik pengunjung.
Ini merupakan bentuk dukungan pemerintah untuk memantabkan kemajuan IKM.
Dari keterangan Kepala Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja Kab. Tegal, Ir. Bambang Susanto, MM, melalui penyuluh Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja Reza, jika di Kab Tegal terdapat kurang lebih 29ribu IKM.
"Ada enam komoditas industri di Kab. Tegal. Kami bentuk kelompok-kelompok kerja supaya pemerintah bisa mudah melakukan koordinasi dan membimbing ke arah yang lebih baik," terang Reza kepada Tribunjateng.com, Kamis (25/1/2018).
Di Kabupaten Tegal pengelompokkan Industri Kecil Menengah (IKM) adalah sebagai berikut: agro (minuman dan makanan), kayu dan hasil hutan, kimia, logam (diolah menjadi mesin elektronika), tekstil, dan aneka kerajinan.
Dengan diserahkannya kemasan produk IKM ini tentu akan menambah daya saing produk agro pada khususnya.
"Dengan adanya kemasan. Pembeli bisa mengetahui komposisi yang terdiri atas kandungan gizi, hingga masa kedaluarsa. Hal ini sangat penting," jelas Umi Azizah kepada para pelaku Industri Kecil Menegah (IKM).
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/wakil-bupati-tegal-umi-azizah_20180125_103322.jpg)