Senin, 13 April 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Cari Wine Berkualitas? Atoz Bar Wine & Brasserie Punya Jawabannya

Pria Portugal ini sedang mempresentasikan tiga jenis red wine. Dia adalah Jorge Nunes, seorang Manajer Winemaker di Asia Pasifik.

Penulis: faisal affan | Editor: suharno
TRIBUN JATENG/FAIZAL AFFAN
Jorge Nunes (Manajer Winemaker di Asia Pasifik) sedang mempresentasikan tiga wine dari Dow's Port kepada para tamu undangan di Atoz Bar Wine And Brasserie [25/1/2018] 

Laporan Wartawan Tribun Jateng, Faizal M Affan

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Sekumpulan orang sedang memperhatikan pria keturunan Portugal di dalam resto Atoz Bar Wine & Brasserie, yang berada di Jalan Sumbing no 8/10, Gajahmungkur, Semarang.

Pria Portugal ini sedang mempresentasikan tiga jenis red wine. Dia adalah Jorge Nunes, seorang Manajer Winemaker di Asia Pasifik.

Jorge bersama Adam (konsultan wine untuk Atoz), datang ke resto tersebut, Kamis (25/1/2018) sore.

Kedatangan mereka untuk memperkenalkan tiga produk red wine milik Dow's Port.

Dari apa yang dikatakan Adam, wine ini sebenarnya sudah mulai produksi sejak tahun 1800-an, namun baru masuk ke Indonesia sekitar tiga bulan lalu.

"Ini kota kedua setelah Jakarta yang kami sasar, untuk memperkenalkan red wine milik kami. Karena kami menilai penikmat red wine di kota ini cukup lumayan, dan untuk sementara wine Dow's Port hanya akan ada di Atoz Bar Wine & Brasserie," kata Adam kepada Tribunjateng.com.

Baca: AtoZ Bar, Wine & Brasserie Sediakan Kopi Klasik Hingga Kopi Modern

Dalam presentasi yang dilakukan Jorge, ia menjelaskan secara detail mulai dari poses penanaman anggur, hingga menjadi red wine yang berkualitas.

Seluruh tamu undangan yang hadir, juga diberikan kesempatan untuk mencicipi satu per satu wine dari Dow's Port.

Yang pertama, ia menjelaskan red wine jenis Fine Tawny Port, yang mempunyai rasa anggur yang kuat, dan ada sedikit aroma karamel.

Wine ini usianya juga masih muda, tak lebih dari empat tahun.

Kemudian ada red wine Late Bottled Vintage Port 2011, yang sudah berusia enam tahun.

Wine yang satu ini mempunyai rasa kadar kemanisan lebih rendah, dan ada sedikit aroma cerutu, sedangkan yang paling lama yakni, 10 Years Old Port.

Sesuai dengan namanya, red wine ini berusia 10 tahun dan sudah memunculkan aroma manisan buah, serta toffe yang lembut.

Sumber: Tribun Jateng
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved