Forwakot Semarang Galang Donasi untuk Korban Kecelakaan Hanoman
Bendahara Forwakot, Tutuk Carita lantas menggagas penggalangan donasi, Rabu (31/1/2018).
Penulis: galih permadi | Editor: galih permadi
Laporan Wartawan Tribun Jateng, Galih Permadi
TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG- “Jagung…jagung...Jagung (rebus) mas, gendar pecel po mas?,” kata-kata itu sudah hafal di telinga para wartawan yang tergabung dalam Forum Wartawan Balai Kota (Forwakot) Semarang.
Memecah keheningan sore hari di ruang media center lantai 2 gedung Moch Ichsan Balai Kota Semarang. Ketika para awak media sedang sibuk menyelesaikan deadline berita.
Kata-kata itu terlontar dari mulut Indrawati (52), korban kecelakaan di pertigaan Hanoman, Jalan Siliwangi, Kota Semarang, Selasa (30/1/2018) siang.
Warga Sidorejo RT 3 RW 3 Tambangan Mijen itu tak sendiri, anak semata wayang, Oky Yudi Satriyo (8), setia menemani berjualan.
Oky juga menjadi korban kecelakaan siang itu. Evakuasi berlangsung dramatis, Indrawati berusaha memeluk anaknya di bawah kolong truk.
Kabar Indrawati mengalami kecelakaan mengejutkan para awak media yang tergabung dalam Forwakot. Pantas di hari kejadian Indrawati tak terlihat batang hidungnya menjajakan jualannya di ruang media wartawan.
Bendahara Forwakot, Tutuk Carita lantas menggagas saweran penggalangan donasi dari kantong pribadi masing-masing, Rabu (31/1/2018).
Tak hanya dari internal Forwakot, donasi datang dari para wartawan yang tergabung dalam grup Whatsapp (WA) Pemuda 148, staf humas dan peliputan, hingga Wali Kota Semarang, Hendrar Prihadi.
Total donasi mencapai Rp 5,6 juta.
Ketua Forwakot Semarang, Heri Riyana dan rombongan lantas menyerahkan donasi ke korban yang kini menjalani perawatan di IGD RSUP dr Kariadi Semarang.
Perwakilan Forwakot, Nurul Wakhid menyerahkan langsung donasi kepada suami korban, Wahyudiono.
Wakhid mengatakan penggalangan donasi dilakukan sebagai wujud simpati kepada korban dan diharapkan bisa membantu meringankan biaya. “Kami menganggap korban sebagai penyelamat lapar kami di sore hari ketika menyelesaikan deadline. Kami ikut berduka dan prihatin atas kejadian ini,” ujarnya.
Wakhid berharap pemerintah khususnya Pemprov Jawa Tengah dan Pemerintah Pusat untuk memberikan solusi tindakan yang terbaik untuk mengurangi kecelakaan di Pertigaan Hanoman yang merupakan jalan nasional.
“Sering terjadi kecelakaan di sana. Terutama truk. Kami ngobrol bareng solusi mungkin melandaikan jalan. Karena setelah tanjakan langsung turunan dan tiba-tiba ada lampu lalu lintas. Kami harap ada solusi dari pemerintah provinsi atau pusat agar kejadian serupa tidak terulang kembali,” ujarnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/perwakilan-forwakot-semarang-menyerahkan-uang-donasi-kepada-keluarga-korban-kecelakaan-hanoman_20180131_171101.jpg)