Kamis, 9 April 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Ini Penjelasan Dishub Dan Satlantas Polrestabes Semarang Soal Dua Arah Lagi Jalan Thamrin

Pemberlakuan jalur dua arah tersebut dimulai dari simpang KFC Pandanaran hingga perempatan Jalan DI Panjaitan atau Kampung Kali.

Penulis: Akhtur Gumilang | Editor: abduh imanulhaq
TRIBUN JATENG/AKHTUR GUMILANG
Pengendara motor berhenti di perempatan Jalan MH Thamrin dan Jalan DI Panjaitan mengikuti kebijakan dua arah lagi, Rabu (31/1/2018). 

Laporan Wartawan Tribun Jateng, Akhtur Gumilang

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Guna memecah kepadatan arus lalu lintas menuju kawasan Simpanglima, Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Semarang dan Satlantas Polrestabes Semarang memutuskan kembali memberlakukan jalur dua arah di sebagian ruas Jalan MH Thamrin, Semarang Tengah, Rabu (31/1/2018).

Pemberlakuan jalur dua arah tersebut dimulai dari simpang KFC Pandanaran hingga perempatan Jalan DI Panjaitan atau Kampung Kali.

Kabid Perparkiran Dishub Kota Semarang, Danang Kurniawan, mengatakan kebijakan ini menyiasati kemacetan yang kerap terjadi di depan Taman Mugas menuju Simpanglima.

"Sejak Februari 2017, diberlakukan jalur searah di Thamrin sampai perempatan Kampung Kali. Kami melihat saat jam kerja, antrean kendaraan di Jalan Pandanaran menumpuk ke arah Simpanglima. Maka dari itu, kami mulai hari ini membuat lajur dua arah lagi dari perempatan KFC Pandanaran sampai perempatan DI Panjaitan," ungkap Danang di lokasi.

Penerapan jalur dua arah di Thamrin akan diuji coba selama dua pekan ke depan.

Danang menuturkan, Dishub akan memantau seberapa besar dampak yang ditimbulkan dari jalur dua arah tersebut.

"Ini sifatnya uji coba permanen karena ada lampu rambu lalu lintas di perempatan Jalan D.I. Panjaitan dari Simpang Pandanaran yang baru difungsikan. Setelah dua minggu diberlakukan, kami akan mendiskusikan lagi untung rugi dari penerapan dua arah ini," tambahnya.

Menurut Danang, pemberlakuan dua arah lagi sesuai hasil kajian evaluasi selama 10 bulan pelaksanaan satu arah di Jalan MH Thamrin.

Dishub dan Satlantas menilai, sudah saatnya arus kendaraan dipecah sehingga tidak semuanya menumpuk ke Simpanglima.

"Sejauh ini sejak diterapkan satu arah, selalu terjadi penumpukan kendaraan di Simpanglima. Dua arah diberlakukan sekarang untuk memecah arus lalu lintas. Dalam penerapan ini pasti bakal membuat pengendara bingung dan menciptakan kemacetan di sekitar jalan untuk beberapa waktu ke depan," paparnya.

Dia menegaskan, Dishub dan Satlantas telah menyiapkan petugas selama penerapan dua minggu ke depan.

Di lokasi yang sama, Wakasatlantas Polrestabes Semarang Kompol Sumiarta telah menyiagakan 15 polisi untuk mengurai lalu lintas di simpul-simpul kemacetan Kampung Kali dan Jalan Pandanaran.

"Rambu-rambu jalan akan dipasang bertahap seiring berjalannya uji coba," kata Kompol Sumiarta.

Kepolisian juga menyiagakan personel sekaligus untuk menyosialisasikan jalur dua arah di Thamrin.

"Setelah melalui berbagai kajian, kami melihat jalur dua arah jadi opsi yang pas untuk diterapkan di Jalan MH Thamrin," tandas dia. (*)

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved