Sering Terjadi Kecelakaan, Permukaan Jalan Berbukit di Pertigaan Hanoman Semarang Dinilai Tanggung
Namun karena kondisi permukaan jalan berbukit, kendaraan - kendaraan harus menanjak dan menurun sehingga tak bisa dilihat
Penulis: Akhtur Gumilang | Editor: galih permadi
Laporan Wartawan Tribun Jateng, Akhtur Gumilang
TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Jarak antara pertigaan Hanoman hingga Pertigaan Pintu Masuk Tol Krapyak di Jalan Siliwangi Semarang Barat, Semarang, Jawa Tengah, sebenarnya bisa hanya dilihat sejauh mata memandang.
Namun karena kondisi permukaan jalan berbukit, kendaraan - kendaraan harus menanjak dan menurun sehingga tak bisa dilihat
Wakasatlantas Polrestabes Semarang Kompol Sumiarta menilai bahwa permukaan jalan berbukit di sepanjang Jalan Siliwangi hingga pertigaan Hanoman sangat tanggung.
"Tanjakan dan turunannya tanggung. Seharusnya kalo dikeruk, lampu merah di Pertigaan Krapyak hingga Hanoman bisa terlihat. Namun saat ini, permukaan jalan berbukit itu menghalangi pandangan," kata Kompol Sumiarta kepada Tribunjateng.com, Kamis (1/2/2018).
Dalam hal ini, Sumiarta membayangkan bahwa mengeruk jalan tersebut bisa jadi solusi yang tepat untuk mengurangi angka kecelakaan di sana.
Hal itu dilakukan supaya di sepanjang Jalan Siliwangi dari Pertigaan Hanoman hingga Pertigaan pintu masuk Tol Krapyak menjadi datar permukaannya.
Meski begitu, ia mengaku bakal tampak sulit merealisasikan solusi tersebut lantaran status Jalan Siliwangi merupakan jalur nasional.
"Ya kawan-kawan dari Satlantas sih berpikiran seperti itu. Tapi kalo itu diterapkan bakal memakan waktu juga. Lebih baik, buat antisipasi cepat saja," tambahnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/pertigaan-hanoman_20180201_182422.jpg)