Senin, 13 April 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Kinerja Mengkilap di 2017, Perusahaan Investasi Berjangka Optimis Tembus Rekor

Dari data volume transaksi, RFB mencatat total transaksi sebanyak 610.326 lot selama tahun 2017 atau tumbuh sebesar 50,51%

Penulis: m zaenal arifin | Editor: Catur waskito Edy
tribunjateng/dok
Ilustrasi 

Laporan Wartawan Tribun Jateng, M Zainal Arifin

TRIBUNJATENG.COM, JAKARTA - Perusahan investasi berjangka optimistis melakukan ekspansi usaha bisnisnya pada 2018 ini. Hal itu didasari kinerja bisnis perusahaan yang tumbuh pesat pada 2017 lalu dibandingkan tahun sebelumnya.

Chief Business Officer PT Rifan Financindo Berjangka (RFB), Teddy Prasety mengatakan, kinerja RFB di tahun 2017 sangat menggembirakan dibandingkan dengan pencapaian kinerja tahun 2016. Secara nasional pertumbuhan jumlah nasabah baru RFB meningkat sebesar 30.42% atau bertambah sebanyak 2122.

"Sehingga saat ini jumlah nasabah RFB telah mencapai lebih dari 10.000 nasabah," kata Teddy, melalui keterangannya, Sabtu (3/2/2018).

Dari data volume transaksi, RFB mencatat total transaksi sebanyak 610.326 lot selama tahun 2017 atau tumbuh sebesar 50,51% dibandingkan tahun 2016. Walaupun secara rinci transaksi di produk bilateral atau SPA masih memberikan kontribusi lebih besar yaitu sebanyak 489.370 lot dibandingkan produk multilateral yang sebanyak 120.956 lot.

Pertumbuhan volume transaksi terbesar terjadi di transaksi multilateral yaitu sebesar 191% dibandingkan pertumbuhan di bilateral yg hanya 34%.

Teddy mengungkapkan, pencapaian kinerja tahun 2017 hampir menyamai rekor pencapaian tertinggi RFB sebelumnya yaitu pada tahun 2011.

Pada tahun 2011, RFB mampu menambah 2.156 nasabah baru dan sepanjang tahun tersebut RFB mampu mencapai total transaksi sekitar 700 ribu lot atau hampir 10% dari total volume transaksi di BBJ yang sebanyak 7,5 juta lot di tahun 2011.

"Kami optimis tahun 2018 RFB akan mampu melampaui rekor kinerja tahun 2011. Di tahun 2018 ini, kami menargetkan penambahan paling tidak 3000 nasabah baru dan total volume transaksi dapat melampaui 1 juta lot dalam satu tahun," jelasnya.

Target penambahan 3000 nasabah baru dan total volume transaksi 1 juta lot di tahun 2018 menurut Teddy cukup realistis. Beberapa rencana strategis yang akan dilakukan RFB di tahun 2018 antara lain adalah pembukaan cabang baru di Yogyakarta, serta rencana akuisisi kantor Bestprofit Futures di Malang dan Solid Gold Berjangka di Makassar.

Ia menambahkan, penambahan nasabah dari cabang RFB Jakarta dan Palembang sepanjang tahun 2017 adalah sebanyak 1.038 nasabah, atau hampir 49% dari total nasabah baru RFB tahun 2017.

Khusus dari Palembang sendiri pada tahun 2017 bertambah 399 nasabah. Ini setara dengan kenaikan sebesar 120% bila dibandingkan dengan penambahan 181 nasabah baru di tahun 2016.

"Sementara pencapaian terbaik diraih oleh kantor pusat RFB di Axa Tower Jakarta dengan penambahan 430 nasabah baru dan volume transaksi mencapai 161.096 lot atau tumbuh sebesar 35,71% dibanding tahun 2016," ungkap Teddy.

Teddy berharap pembukaan cabang baru di Yogyakarta dapat menggenjot potensi bisnis RFB di wilayah Jawa Tengah dan DIY, juga dengan lebih mengoptimalkan lagi cabang Solo dan Semarang.

Demikian juga dengan Malang dan Makassar yang diharapkan dapat mendukung rencana ekspansi RFB, terutama ke wilayah timur Indonesia.

Sumber: Tribun Jateng
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved