Senin, 13 April 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Kisah Penghuni Panti Wreda Klampok Brebes Bikin Terenyuh

Kisah Penghuni Panti Wreda Klampok Brebes Bikin Terenyuh. Gurat-gurat semangat hidup masih terlihat

Penulis: Bare Kingkin Kinamu | Editor: iswidodo
tribunjateng/bare kingkin kinamu
PANTI WREDA - Ririn (kiri) dan Rustinah (Pekerja Sosial Pelaksana Lanjutan) saat ditemui Tribunjateng.com di Rumah Pelayanan Lansia Klampok Brebes. 

Laporan Wartawan Tribun Jateng, Bare Kingkin Kinamu

TRIBUNJATENG.COM, BREBES - Ririn (45) terkena stroke tujuh tahun silam. Sejak saat itu, ia dirawat di rumah pelayanan sosial lanjut usia Klampok Brebes.

Gurat-gurat semangat hidup masih terlihat dari caranya merespon para petugas rumah pelayanan sosial tersebut.

"Saya suka bakso," jawab Ririn saat ditanya oleh Rustinah (51), Pekerja Sosial (Peksos) Pelaksana Lanjutan.

Dari keterangan Rustinah, kedua anaknya diasuh di Panti Asuhan Tegal.

Suami Ririn telah meninggal. Ia bersama kedua anaknya sejak itu hidup apa adanya.

Perempuan kelahiran Jakarta ini memiliki ingatan yang cukup kuat. Ririn beberapa kali bertanya kepada petugas kapan anaknya akan menjenguk. Ia bertanya dengan terbata-bata.

"Dia punya gangguan jiwa, tetapi bisa dilihat sebenarnya orang seperti Ririn ini IQ nya tinggi," terang Deni Riyadi (53), Kepala Panti, kepada Tribunjateng.com.

Rumah pelayanan sosial lansia Klampok Brebes ini merupakan cabang unit di bawah Dinas Sosial Provinsi Jawa Tengah.

Ada 90 lansia yang dirawat di sini, 14 di antaranya yakni masuk ruang isolasi. Ririn termasuk penghuni ruang isolasi.

Saat Tribunjateng.com masuk ke dalam ruang dengan ukuran 6x8 meter tersebut, langsung menguar aroma kencing yang telah mengering.

"Saya sudah seperti ini. Penghuni isolasi kebanyakan sudah tidak kuat untuk buang hajat di kamar mandi. Selalu ada petugas yang membersihkan kok, meski sudah ditadahin pakai pispot terkadang kalau sudah kebelet mereka bandel," terang Rustinah kepada Tribunjateng.com.

Ruangan isolasi tersebut dihuni oleh 14 lansia.

Dari keterangan Rustinah, Ririn lebih terbuka jika diajak berbincang di taman dan luar ruangan.

Banyak sekali hobi Ririn di panti, satu di antaranya adalah menyanyi.

Sumber: Tribun Jateng
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved