Selasa, 7 April 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Faber Castell Bangun Gudang Peralatan Tulis di Kawasan Industri Candi Semarang

Faber Castell Bangun Gudang Peralatan Tulis di Kawasan Industri Candi Semarang. Target 2019 sudah dipakai

Penulis: deni setiawan | Editor: iswidodo
TRIBUN JATENG/DENI SETIAWAN
Cooordinator Promotion PT Faber Castell Branch Semarang Dewi Anggraeni mensimulasikan cara penggunaan produk terbaru bernama Colour by Number -3D Art di sela Media Gathering Pendidikan yang dilaksanakan di Cafe Nestology Jalan Tambora Kota Semarang, Rabu (31/1/2018). 

Laporan Wartawan Tribun Jateng, Deni Setiawan

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Faber Castell sebagai produsen alat tulis di Indonesia, pada 11 Januari 2018 telah melaksanakan groundbreaking (peletakan batu pertama) proyek pembangunan warehouse atau gudang di Kawasan Industri Candi Kota Semarang.

Kepada Tribunjateng.com, Sabtu (3/2/2018), Public Relations Manager PT Faber Castell International Andri Kurniawan menyampaikan, pembangunan atau pendirian warehouse tersebut dimaksudkan untuk semakin memperkuat pangsa pasar domestik termasuk mensupport pengembangan bisnis alat tulis di Jawa Tengah maupun Yogyakarta.

"Sesuai target, pada Januari 2019 mendatang Warehouse Faber Castell Semarang tersebut sudah dioperasionalkan. Adapun warehouse tersebut berada di lahan seluas sekitar 4.500 meter persegi," jelasnya.

Namun, lanjut Andri, yang difungsikan untuk warehouse hanya sekitar 2.500 meter persegi. Sisa lahan untuk penghijauan yang juga menjadi bagian dari visi-misi Faber Castell. Berbagai pepohonan akan ditanam di sekitar lokasi tersebut.

"Untuk pembangunannya selesai antara Oktober-November 2018 mendatang. Warehouse itu nantinya akan kami manfaatkan untuk menyimpan hasil-hasil produk Faber Castell. Sehingga pula semakin mempercepat dalam pendistribusian ke wilayah sesuai permintaan atau kebutuhan," tandasnya.

Dia menyampaian, sesuai hasil diskusi internal, untuk warehouse di Kota Semarang tidak sekadar guna melayani permintaan di wilayah Jawa Tengah maupun Yogyakarta, tetapi juga hingga ke Indonesia timur.

"Sekadar informasi, sudah cukup banyak produk yang telah dihasilkan dan dipasarkan. Selain memproduksi produk, kami juga konsen untuk menggelar berbagai kegiatan yang tujuannya untuk memacu kreativitas anak-anak sehingga bisa terminimalisir penggunaan gadget yang seakan-akan kian tidak terbendung yang notabene berdampak negatif," tutur Andri. (*)

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved