Warga dan Aparat Kerja Bakti Tambal Tanggul Sungai Beringin Mangkang Semarang yang Jebol
Dalam penanganan tersebut, warga dan unsur lain melakukan penambalan tanggul menggunakan karung pasir.
Penulis: m zaenal arifin | Editor: suharno
Laporan Wartawan Tribun Jateng, M Zainal Arifin
TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Tim gabungan dari unsur warga, TNI dan Polri melakukan kerja bakti penanganan sementara tanggul Sungai Beringin yang jebol di wilayah RW 7 Kelurahan Mangkang Wetan, Kecamatan Tugu, Kota Semarang, Jumat (9/2/2018).
Dalam penanganan tersebut, warga dan unsur lain melakukan penambalan tanggul menggunakan karung pasir sandbag dengan berat 30 kg dan geobag dengan berat 100 kg.
Ketua Kelurahan Siaga Bencana (KSB) Mangkang Wetan, Nery Santana mengatakan, sedikitnya 100 orang terlibat dalam penanganan tanggul tersebut. Dia mengatakan, kerusakan tanggul mencapai 15 meter di dua titik.
"Kami tutup tanggul yang jebol pakai karung pasir dari BBWS dan DPU Kota Semarang. Ini langkah penanganan sementara atau darurat tanggul jebol yang membuat banjir kemarin," katanya.
Baca: Tanggul Sungai Bringin Jebol, Ratusan Rumah di Tujuh Kelurahan Kebanjiran Setinggi 1,5 Meter
Penanganan sebenarnya sudah dilakukan mulai beberapa hari lalu. Namun, hujan yang masih terus mengguyur membuat proses penambalan tanggul tidak bisa langsung selesai. Sehingga, penambalan dilanjutkan setelah hujan reda dan debit air turun.
"Sebisa mungkin langsung kami tambal tanggul yang jebol dengan meminta material dari BBWS dan DPU. Karena mereka yang mempunyai bahannya," ucapnya.
Nery berharap normalisasi Sungai Beringin segera dilaksanakan. Sebab, sedimentasi di sungai Beringin cukup tinggi dan sampahnya ternyata banyak. Sehingga perlu penanganan segera.
"Saat ini warga merasa was-was karena cuaca selalu hujan. Jika tidak segera dinormalisasi, warga khawatir banjir lagi," ucapnya.
Baca: Air Sungai Bringin Mangkang Semarang Meluap, Alirannya Deras Membanjiri Perkampungan
Lurah Mangkang Wetan, Sugiarti mengatakan, warga yang ikut kerja bakti rata-rata adalah warga dan dibantu beberapa unsur di antaranya TNI, KSB, Polri dan dari pegawai kelurahan.
Terkait normalisasi, katanya, proses pembebasan lahan yang menjadi kwajiban Pemkot Semarang telah selesai dilakukan. Tinggal pelaksanaan normalisasi yang dilakukan dari Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Pemali Juana.
"Kalau penanganan saat ini masih sementara karena cuaca masih hujan terus. Untuk normalisasi merupakan kewenangan BBWS," katanya.
Danramil Tugu, Mayor Inf Sarikin menambahkan, kerja bakti perbaikan tanggul sungai Beringin yang jebol dilaksanakan bersama masyarakat sekitarnya bersifat sementara atau darurat dengan menggunakan alat dan perlengkapan seadanya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/kerja-bakti_20180210_043947.jpg)