Pria Rela Donorkan Ginjal untuk Wanita yang Dicintai, tapi Kisahnya Berakhir Tragis
Simon sempat menjalin hubungan asmara, tapi persaannya tak bisa berpaling dari Mary
Dwayne yang saat itu berusia 21 tahun menemukan ibunya tergeletak di lantai, muntah dan segera dilarikan ke Guy's Hospital di London Selatan.
Mary koma selama 2 minggu usai mengalami pendarahan otak.
Ia juga menghabiskan 2 bulan perawatan intensif dan akhirnya didiagnosa menderita penyakit ginjal stadium akhir.
Agar bisa bertahan, Mary membutuhkan transplantasi.
Namun, harapannya berkurang kareana Mary memiliki golongan darah yang sangat jarang yaitu B negatif.
"Aku tidak bisa mempercayainya- aku telah diberi vonis mati.
Namaku ditulis di daftar 'donor mati'. Aku hanya bisa menunggu," jelasnya pada Mirror.
Pada Januari 2015, Mary akhirnya dipulangkan dari rumah sakit.
Tapi, setiap hari dia harus ke rumah sakit untuk menjalani cuci darah.
Simon pun mengunjunginya setiap hari, bahkan terkadang menginap.
Ia mendampingi agar lebih mudah mengantarkan dan memulangkannya dari rumah sakit.
Tak hanya itu saja, Simon juga membantu Mary mengganti pakaian, mandi dan makan.
Sebagai rasa terima kasih, Mary mengajak Simon liburan ke Spanyol sambil menunggu adanya donor.
Sayangnya, saat mereka pulang ke Inggris, donor ginjalnya sudah diberikan para orang lain.
Kondisinya semakin buruk, Mary pun pindah ke rumah Simon agar lebih mudah dirawat.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/simon-louis-menjadi-pendonor-ginjal-mary-emmanuelle_20180212_170955.jpg)