HEBAT, Anak-anak Ini Sudah Pandai Bikin Kreasi Aneka Masakan
Puluhan anak mengikuti perlombaan Master Chef Cilik di Hazelnut Resto Jalan Durian Raya Nomor 27, Banyumanik, Minggu (18/2/2018).
Penulis: rival al manaf | Editor: iswidodo
Laporan Reporter Tribun Jateng, Rival Almanaf
TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Puluhan anak mengikuti perlombaan Master Chef Cilik di Hazelnut Resto Jalan Durian Raya Nomor 27, Banyumanik, Semarang, Minggu (18/2/2018).
Siswa-siswi dari SD hingga SMP tersebut, memasak beberapa jenis makanan. Mulai dari kreasi bekal makanan, kreasi burger, sandwich, pasta, hingga pizza.
"Ada 57 peserta mulai kelas empat SD hingga kelas 8 SMP, mereka berlomba terbagi dalam enam sesi kualifikasi nantinya tiap sesi dipilih yang terbaik untuk melaju ke final," terang Ketua Panitia Saiful Mahfud.
Para peserta dibagi dalam dua kategori, SD dan SMP. Nantinya akan dipilih 3 terbaik di tiap kategori untuk mendapatkan tabungan bernilai ratusan ribu rupiah. Selain tabungan berbagai voucher menginap dan berenang juga menjadi hadiah lomba memasak.
"Sebenarnya tujuan kami juga adalah untuk mengedukasi anak-anak agar bisa mengolah bahan makanan sendiri, mulai membuat bekal, membuat burger dan lainnya. Itu sesuai program kami pada akhir pekan yakni gratis bikin pizza," jelas Saiful.
Pria yang juga leader resto tersebut mengungkapkan bahwa untuk bisa ikut serta menjadi Master Chef Cilik, pengunjung minimal duduk di kelas 3 SD dan maksimal 8 SMP. Selain itu juga membayar uang pendaftaran sebesar Rp 50 ribu.
"Dengan begitu sudah mendapat snack, dan bahan masakan juga sudah kami sediakan, jadi datang tinggal memasak saja," terang Saiful lebih lanjut.
Salah satu peserta, Samudra Raya tampak sibuk memasak burger saat perlombaan dimulai. Dari 15 menit waktu yang disediakan untuk memasak ia mampu menyelesaikan dengan lebih cepat.
Tangannya tampak terampil menumpuk roti, tomat, timun, daging, hingga memberi saus. Ia juga tidak lupa menjaga meja memasaknya tetap bersih dan rapi.
"Masak burger karena mudah dan enak, udah latihan tiga kali buat burger sebelum ikut lomba ini," terang siswa kelas 5 SD Islam Hidayatullah tersebut.
Ibunda Samudra, Farida Hanum juga tampak mendampingi putranya. Ia memperhatikan buah hati berkompetisi dari luar area memasak. Ia mengajak anaknya untuk ikut lomba memasak sekaligus juga untuk mengasah keterampilan.
"Disini anak kan dilatih potensinya, dilihat dia berkreasi dengan makanannya, jadi memang saya ikutkan agar bisa mengolah makanan juga," imbuh Farida.
Sebagai wanita karir yang juga memiliki kesibukan di kantor ia merasa perlu membekali anak kemampuan mengolah makanan. "Tidak harus yang susah, seperti buat burger, sandwich kan juga mudah, jadi tinggal disediakan bahan makanannya di rumah, ibu bisa sedikit tenang di kantor," kelakarnya. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/lomba-master-chef-cilik-di-hazelnut-resto-di-banyumanik_20180218_123434.jpg)