Selasa, 14 April 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

ASMARA Di Balik Siraman Air Keras, Istri Ngaku Dulu Pernah Hubungan dengan Pria Lain

Istri Riyan memberikan pengakuan mengejutkan hingga membuat sang suami naik pitam

Penulis: rival al manaf | Editor: iswidodo
Tribunjateng.com/Rival Al-Manaf
Riyan Widiyanto (hitam) diinterogasi Kapolsek Tembalang, Kompol Budi Rahmadi di Kapolsek Tembalang, Selasa (20/2/2018). 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Cemburu campur dendam membuat emosi Riyan (26) memuncak. Sakit hati dia kepada sosok pria bernama Nur Said (20) menjadi-jadi saat dirinya mengetahui bahwa istri yang dicintai memberikan pengakuan mengejutkan.

Istri Riyan berinisial HMN mengaku kepada suaminya bahwa dirinya dahulu pernah melakukan hubungan intim dengan Nur Said. Namun Nur Said tidak bersedia menikahi.

Pengakuan itu membuat Riyan menyimpan dendam terhadap Nur Said. Hingga kemudian Riyan tega menyemprotkan air keras ke bagian mata dan wajah Nur Said hingga kesakitan dan dilarikan ke rumah sakit.

Berdasar penjelasan Kapolsek Tembalang, Kompol Budi Rahmadi kejadian penyemprotan air keras itu bermula ketika Riyan dan HMN melaksanakan nikah siri pada Juli 2017.

Rumah tangga mereka semula berjalan dengan baik. Keduanya tinggal di Sendangmulyo, Tembalang, Semarang.

Petaka muncul saat HMN mengaku kepada suaminya bahwa sebelum nikah siri ia pernah berhubungan intim dengan Nur Said.

"Diungkap bahwa HMN ini pernah sakit hati, dalam percintaan sebelumnya. Istrinya mengaku pernah berhubungan layaknya suami istri dengan Nur Said namun tidak dinikah, nah itu ternyata yang membuat Riyan naik pitam," kata Kapolsek.

Sejak itu Riyan mencari keberadaan Nur Said hingga mendapati korbannya bekerja di toko pulsa dan air isi ulang, Galeri Seluler di Sendangmulyo Tembalang. Kemudian Riyan merencanakan akan membuat perhitungan dengan Nur Said.

"Uniknya aksinya dilakukan setelah keduanya melaksanakan akad nikah secara resmi di KUA Kelurahan Meteseh. Jadi setelah ijab dia mengajak istrinya untuk mencari Nur Said," imbuh Kompol Budi Rahmadi, Selasa (20/2/2018).

Awalnya sang istri menolak, namun karena Riyan terus memaksa akhirnya HMN ikut juga.
Sebelum berangkat mencari mantan kekasih sang istri, Riyan mengambil cairan air keras Asam Klorida 100 mililiter dimasukkan dalam alat suntik injeksi. Alat tersebut kemudian dikantongi oleh Riyan.

Riyan dan HMN berhasil menemui Nur Said.

"Ketila bertemu Nur Said, Riyan bertanya kepadanya apakah kamu kenal dia? Sambil menunjuk HMN istrinya. Saat itu Nur Said menjawab tidak kenal," terang Kapolsek.

Setelah mendapat jawab itu, Riyan tidak puas dan mengulang pertanyaan yang sama. Nur Said tetap menjawab tidak mengenal. Nur Said pun kabur naik motor meninggalkan pasangan itu.

Riyan marah dan mengejar korban. Kemudian memepet motor korban hingga terhenti.

Tanpa banyak bertanya lagi ia langsung semprotkan suntikan air keras yang ia simpan di saku. Wajah korban melepuh dan terancam tidak bisa melihat.

Sumber: Tribun Jateng
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved