Sabtu, 11 April 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Kesaksian Korban dan Saksi Mata Ada Wajah Pekerja Tol Tersiram Adonan Semen

Ada satu korban, kepala dan mukanya ketutupan semen, karena takut keburu kering langsung saya siram

Kompas.com/Setyo Adi
Kondisi TKP tiang girder pengerjaan pengecoran yang rubuh dj proyek Becakayu, Selasa (20/2/2018) 

TRIBUNJATENG.COM, JAKARTA - Korban ambruknya tiang penyangga proyek Tol Bekasi, Cawang, Kampung Melayu (Becakayu) bersyukur masih bisa istigfar saat tertimpa besi.

"Alhamdulillah saya masih bisa istigfar, astagfirullah, astagfirullah, astagfirullah," ujar Kirpan saat ditemui di RS UKI, Cawang, Jakarta Timur, Selasa (20/2).

Ia mengaku sedang mendapat sif malam dan mulai bekerja pukul 22.00 WIB, namun baru mengerjakan pengecoran sekitar pukul 01.00 dini hari.

"Saya sedang ngecor dari jam satu, kita kerja kayak biasa, enggak ada firasat apa-apa, sampai setengah tiga tiba-tiba ambrol," ungkapnya.

Kirpan mengalami luka ringan di tangan kanan, kaki kiri, dan luka lebam terhantam besi di dada kiri.

"Yang paling sakit ini (dada kiri) kena besi, sekarang digerakin susah," ucapnya.

Kirpan tinggal di Kalimalang, merantau dari Dusun Dadapan, Desa Singorojo, Kendal, Jawa Tengah.

Ia mengatakan sudah memberitahu pihak keluarga, namun hingga kemarin siang belum ada yang datang menjenguknya.

Sementara itu, Sarmin (45), salah satu korban ambruknya tiang penyangga proyek Tol Bekasi, Cawang, Kampung Melayu (Becakayu), mengaku tidak memiliki firasat apa pun.

"Enggak ada firasat apa-apa, pokoknya langsung ambrol gitu aja," ujar Sarmin.

Saat ambruknya tiang penyangga, hanya Sarmin yang berada di atas dan sedang melakukan finishing pengecoran.

"Posisi saya di atas sendirian, teman-teman yang enam ada di bawah. Saya lagi duduk gosok-gosok, tiba-tiba maklap! Penyangganya ambrol, padahal itu udah mau kelar, tinggal dikit lagi," papar Sarmin.

Karena kejadiannya sangat cepat, Sarmin mengaku tidak merasa apa pun, meski ternyata pinggangnya sudah tersangkut di besi. "Saya enggak rasa apa-apa, tahunya saya udah nyangkut di besi," ucapnya

Sarmin merantau ke Jakarta dari Dusun Pomahan, Desa Kaliputih, Singorojo, Kendal, Jawa Tengah.

Seorang pekerja proyek Tol Bekasi-Cawang-Kampung Melayu (Becakayu) yang selamat saat kecelakaan punya firasat aneh, satu hari sebelum musibah ambruknya tiang pancang proyek yang menelan korban tujuh pekerja luka-luka.

Sumber: Tribun Jateng
Halaman 1/3
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved