Korban Puting Beliung di Demak Senang Rumah Mereka Diperbaiki
Bencana angin puting beliung melanda warga Dukuh Sandan, Desa Waru, Kecamatan Mranggen, Demak, Selasa (13/2/2018) malam.
Penulis: hesty imaniar | Editor: galih permadi
Laporan Wartawan Tribun Jateng, Hesty Imaniar
TRIBUNJATENG.COM, DEMAK - Bencana angin puting beliung melanda warga Dukuh Sandan, Desa Waru, Kecamatan Mranggen, Demak, Selasa (13/2/2018) malam.
Puting beliung merusak sekitar 7 rumah warga sekitar pukul 22.00 WIB.
Oleh karenanya, jajaran Koramil 0716-12 Mranggen, beserta aparat pemerintah kecamatan Mranggen, Demak memberikan bantuan bedah rumah.
Slamet Eko Siswanto (52) warga RT 02 RW 06 Dukuh Sandan Desa Waru, Demak mengaku senang dan terbantu rumahnya telah diperbaiki.
"Senang sekali karena ada yang memperhatikan kami ini, rumah kami sudah hancur, dan rusak. Dengan adanya bantuan ini, maka kami ucapkan terima kasih, dan bersyukur rumah kami bisa ditempati lagi," jelasnya Selasa (28/2/2018).
Rumah Slamet yang rusak pada bagian atap rumah.
"Genting semua pada terbang, bahkan ada yang yang rusak parah sekali, maka dengan bantuan ini kami sangat bersyukur," katanya.
Sementara itu, Danramil 0716/12 Mranggen, Kapten Inf Dony Velix mengatakan bahwa sinergitas seluruh elemen dalam bahu membahu membantu sesama yang mengalami bencana adalah modal besar yang dimiliki oleh seluruh pemangku kepentingan di Kecamatan Mranggen.
"Inilah yang harus terus kita perkuat dalam kehidupan, bahu membahu dalam membantu kesulitan sesama," ujarnya.
Pelaksanaan bedah rumah dilakukan sesuai kemampuan spesifik para relawan yang bergabung saat itu.
"Saat itu memang kita kelompokkan tugas kerja bakti, ada yang membersihkan puing dan merapikan, menata genting, dan membantu warga yang rumahnya mengalami kerusakan, agar rumah itu kembali layak dihuni," bebernya.
Musibah itu bermula dari hujan deras disertai angin yang menerjang Desa Waru. Terjangan angin ini merusak rumah dengan kategori ringan sampai berat.
Ditaksir kerugian akibat bencana alam ini mencapai belasan juta.
Tidak ada korban jiwa atau terluka karena warga menyelamatkan diri begitu angin mulai menerjang.
Mayoritas kerusakan, kata Danramil, ada pada bagian atap genting.
Kerusakan yang paling parah menimpa rumah bapak Jumarno karena seluruh atap rumah hilang setelah diterjang puting beliung.
Petugas telah melakukan pendataan rumah warga yang mengalami kerusakan.
Selain itu melakukan koordinasi dengan perangkat desa dan Forkopimcam Mranggen untuk tindak lanjut penanganan korban bencana.
"Puluhan personel TNI-Polri serta masyarakat dikerahkan untuk membantu membersihkan puing-puing sisa bencana dan memperbaiki genteng yang rusak," jelas Camat Mranggen Wiwin Edi Widodo.(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/bedah-rumah-korban-puting-beliung-di-demak_20180228_203108.jpg)