Kamis, 23 April 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Suara Misterius dari Ponsel Mantan Wakapolda Sumut, Sebelum Ia Ditemukan Tewas Mengenaskan

Termasuk mendalami keterangan Ny Rahma, tetangga Agus yang kali pertama ditelepon istri Agus, Ny Suhartatik.

surya/benni indo
Lokasi pembunuhan di Bukit Dieng Blok MB 9, Kelurahan Pisang Candi, Sukun, Kota Malang, Sabtu (24/2/2018) ramai didatangi polisi. 

TRIBUNJATENG.COM, MALANG - Polisi membawa sebuah keset dari rumah duka sekaligus tempat kejadian perkara tewasnya mantan Wakapolda Sumatera Utara (Sumut) Kombespol Purn Agus samad di Perum Bukit Dieng Permai MB-9 Kota Malang, Selasa (27/2/2018).

Keset itu terlihat dibawa keluar rumah oleh seorang polisi anggota Satreskrim Polres Malang Kota.

"Keset, tadi di dekat garasi. Siapa tahu memberi petunjuk," ujar polisi itu.

Tidak ada bekas darah di keset itu.

Sementara itu, polisi terus mendalami pemeriksaan terhadap enam orang saksi yakni dua anak Agus, dua satpam, tetangga, dan istri.

Bahkan pemeriksaan terhadap beberapa di antaranya dilakukan beberapa kali.

Termasuk mendalami keterangan Ny Rahma, tetangga Agus yang kali pertama ditelepon istri Agus, Ny Suhartatik.

Pada Sabtu (24/2/2018) lalu, Hartatik meminta tolong Rahma melalui telepon untuk menengok rumahnya karena sang suami Agus Samad tidak bisa dihubungi.

Kepada polisi, Rahma mengungkapkan cerita Suhartatik padanya yang mengatakan kalau ada orang lain yang mengangkat telepon di rumahnya, Sabtu (24/2/2018).

Hingga saat ini keterangan itu masih simpang siur.

Kasatreskrim Polres Malang Kota AKP Ambuka Yudha mengatakan masih mendalaminya, termasuk meminta rekaman komunikasi telepon di rumah itu kepada operator telepon.

"Kami minta rekaman percakapan telepon selama dua pekan ke belakang," ujar Ambuka.

Atas informasi itu pula, polisi beberapa kali meminta keterangan dari Rahma.

Sedangkan salah satu satpam perumahan itu, Fathurahman mengatakan, keanehan Agus terlihat sejak sepekan sebelum dia ditemukan meninggal.

"Ditinggal ibu kan dua pekan. Sepekan pertama masih keluar rumah pakai sepeda motor, termasuk kalau beli makan. Sepekan terakhir jarang terlihat. Bahkan Jumat (23/2/2018) sehari sebelum Agus ditemukan tewas, lelaki itu tidak keluar rumah," ujarnya.

Sumber: Surya
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved