Minggu, 26 April 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Pikir Dua Kali Kalau Mau ke Eropa, Cuaca Super Dingin Makin Parah, Puluhan Tewas

Jumlah korban tewas akibat cuaca dingin dan membekukan yang terus menenerjang sebagian besar benua Eropa, terus bertambah.

Editor: galih permadi
ISTIMEWA
cuaca ekstrim di Eropa 

TRIBUNJATENG.COM - Jumlah korban tewas akibat cuaca dingin dan membekukan yang terus menenerjang sebagian besar benua Eropa, terus bertambah.

Gelombang dingin dan salju tebal masih akan berlangsung, dan akan diperparah oleh datangnya Badai Emma.

Puluhan orang dilaporkan tewas di berbagai penjuru benua ini, banyak di antaranya meningal disergap cuaca dingin saat mereka tidur nyenyak.

 
Di Polandia, korban tewas mencapai tak kurang dari 21 orang, sebagian besar korban adalah tunawisma, kata kantor berita AFP.

Di London, seorang pria ditemukan meninggal di sebuah danau yang membeku.

Di Belanda, seorang pria 75 tahun tewas akibat jatuh membentur es saat berseluncur es, dan dinyatakan meninggal di rumah sakit.

Tapi terlepas dari bahayanya, banyak warga Eropa yang justru menikmati cuaca yang membekukan itu.

Sekitar 2.000 orang terlantar di jalan tol di dekat kota Montpellier, Prancis. Beberapa di antaranya mengeluh karena sudah terjebak macet selama kurang lebih 24 jam.

Cuaca super dingin dan salju tebal menyebabkan pembatalan perjalanan kereta api di sejumlah negara, sementara di jalan raya macet total.

Bandara di Jenewa, Swiss, untuk sementara ditutup hari Kamis (01/03) seiring dengan salju tebal yang melanda sebagian besar kawasan Eropa.

Menurut rencana penerbangan akan dilanjutkan ketika keadaan membaik.

Di Skotlandia, lebih dari 300 orang terjebak di satu ruas jalan bebas hambatan di tengah cuaca beku setelah berada di dalam kendaraan mereka hingga 18 jam.

Berbagai kegiatan rekreasi, hiburan dan olahraga musim dingin langsung marak di seluruh Eropa, mulai dari bermain ski salju di jalanan dalam kota di Inggris dan Prancis, hingga seluncur es dan kereta salju di negara-negara yang sebelumnya langka mengalami salju.

Resor tepi pantai di selatan Prancis dan utara Spanyol -yang dalam cuaca paling rendah di musim dingin pun biasanya suhunya masih jauh di atas titik beku- mengalami hujan salju yang langka.

Di sungai Danube, Belgrade, angsa dan camar berlomba menyambar roti di tepi sungai yang penuh salju.
Tempat-tempat seperti San Sebastián di Spanyol mengalami hujan salju lebat di pantai, sementara Catalunya memperingatkan warga agar sebisa mungkin tak usah mengemudi.

Sumber: Tribunnews.com
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved