Minggu, 12 April 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Kasus Pembunuhan

Tidak Ada Barang Metha Hilang, Adakah Kaitan Pembunuhan dengan Pemecatan Pembantu?

Tidak Ada Barang Metha Hilang, Adakah Kaitan Pembunuhan dengan Pemecatan Pembantu? Polisi masih memburu pelaku

Penulis: rival al manaf | Editor: iswidodo
facebooker
Seorang Ibu rumah tangga Metha Novita ditemukan tak bernyawa di kamar rumahnya Jalan Bukit Delima B9 17, Ngaliyan, Semarang, Kamis (1/3). Wanita berusia 38 tahun meninggal dengan luka tusukan di perut sebelah kiri. 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Hingga kini polisi masih memburu terduga pembunuh Metha Novita Handayani (38). Ibu cantik yang ditemukan tewas dengan luka tusukan di perut di kamar rumahnya.

Metha ibu tiga anak, yang dikenal santun dan ramah dengan tetangga itu, mengalami nasib tragis. Dia ditemukan dalam kondisi tak bernyawa di dalam kamarnya di Jalan Bukit Delima B9 17 Permata Puri, Ngaliyan, Kota Semarang, Kamis (1/3) sekitar pukul 08.15.

Pengakuan beberapa tetangga terdekat korban makin menambah petunjuk kepada sosok pelaku pembunuhan Metha Notva Handanyani (38) di Jalan Bukit Delima B9 17, Ngaliyan, Semarang, Kamis pagi (1/3/2018).
Pengakuan beberapa tetangga terdekat korban makin menambah petunjuk kepada sosok pelaku pembunuhan Metha Notva Handanyani (38) di Jalan Bukit Delima B9 17, Ngaliyan, Semarang, Kamis pagi (1/3/2018). (facebooker)

Wanita berusia 38 tahun itu meninggal dengan luka tusukan di perut sebelah kiri.

Andre Fernanda (19), saksi yang tinggal mengontrak rumah persis di sebelah kediaman korban, menyatakan sempat berbicara dengan pria yang diduga menjadi pelaku pembunuhan.

"Saat itu saya dengar suara teriakan kencang, terus saya keluar rumah, di depan rumah bu Metha sudah ada ibu-ibu yang bilang ada seorang laki-laki masuk rumah bu Metha, lalu saya diminta masuk mengecek ke dalam," jelas Andre saat ditemui di lokasi.

Suasana di kediaman korban, Kamis (1/3/2018) pukul 11.00 WIB. Alamat TKP di Bukit Delima 9 No 17 RT 3 RW 8, Perumahan Permata Puri, Beringin, Ngaliyan, Semarang
Suasana di kediaman korban, Kamis (1/3/2018) pukul 11.00 WIB. Alamat TKP di Bukit Delima 9 No 17 RT 3 RW 8, Perumahan Permata Puri, Beringin, Ngaliyan, Semarang (tribunjateng/akhtur gumilang)

Ketika dia masuk dia memang bertemu dengan seorang pria berusia sekitar 20 hingga 30 tahun yang sedang menutup mulut anak bungsu Metha yang masih berusia empat tahun.

"Saat itu masnya langsung ngomong dia kenal dengan bu Metha, kenal juga dengan mantan pembantunya. Karena sungkan saya kemudian keluar rumah bu Metha," jelas mahasiswa UIN Semarang tersebut.

Saat itu Andre mengaku belum tahu jika Metha sudah dalam keadaan tidak bernyawa di dalam kamar.

Ia tidak mengecek karena keadaan kamar tertutup. Setelah ia keluar, pria itu juga ikut keluar rumah dan langsung menuju sepeda motor yang terparkir di depan rumah.

Baca: UPDATE: Aksi Pembunuh Metha Mondar-mandir Terekam CCTV, Tak Ada Barang Hilang

"Ada ibu-ibu minta nangkap dahulu, tapi dia langsung tancap gas kabur," terang Andre.

Setelah itu, ia kemudian diminta ibu-ibu mengecek ke dalam rumah dan mendapati Metha sudah dalam keadaan tidak sadar.

Dalam foto tersebut, juga tampak pria yang dicurigai sebagai pelaku itu tidak mengenakan alas kaki.

Kapolres Ngaliyan, Kompol Donny Eko mengungkapkan, pihaknya masih mencari identitas pria yang kabur pakai motor itu, setelah selesai mengumpulkan bukti-bukti dan keterangan saksi yang berada di lokasi kejadian.

Metha Novita perempuan cantik yang ditemukan tak bernyawa di kamar rumahnya di jalan Bukit Delima XI B9 17, Ngaliyan Semarang, Kamis (1/3/2018). Ibu tiga anak itu diduga sebagai korban pembunuhan.
Metha Novita perempuan cantik yang ditemukan tak bernyawa di kamar rumahnya di jalan Bukit Delima XI B9 17, Ngaliyan Semarang, Kamis (1/3/2018). Ibu tiga anak itu diduga sebagai korban pembunuhan. (facebooker)

Ia memastikan tidak ada benda berharga di rumah korban yang hilang.

Sumber: Tribun Jateng
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved