Sabtu, 11 April 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Dikira Plesetkan Bendera Amerika, Pemasang Bendera Malaysia ini Dilaporkan ke FBI

Hal ini membuat kesalahpahaman lucu sehingga bendera Malaysia tersebut dikira bendera Amerika yang diberi simbol negara Islam.

Penulis: Suci Rahayu | Editor: Suci Rahayu
Coconuts KL

Laporan Wartawan Tribun Jateng, Suci Rahayu 

TRIBUNJATENG.COM - Seorang warga negara Malaysia mengajukan tuntutan diskriminasi setelah bendera negaranya dilaporkan ke FBI. 

Dilansir dari STL Today (19/3/2018), Munir Zainal akhirnya mengajukan tuntutan atas dasar diskriminasi. 

Munir Zainal dilaporkan ke FBI saat mengibarkan bendera Malaysia di Kansas, Missouri. 

Saat itu Munir Zainal yang berprofesi sebagai teknisi Spirit Aerosystem menyewa sebuah danau tempat rekreasi di Kansas. 

Ia berencana menggelar acara perayaan hari kemerdekaan Malaysia yang ke 60 di sana pada Semptember lalu.

Ia sudah mengundang 45 tamu yang di antaranya terdapat muslim yang berhijab. 

Saat perayaan, beberapa penjaga danau dan pengunjung mengira bahwa bendera tersebut adalah bendera Amerika yang diberi simbol negara Islam

Kesalahpahaman ini diduga karena bendera Malaysia yang dikenal dengan nama Stripes of Glory memiliki corak garis-garis merah dan putih. 

Pola garis-garis ini hampir sama dengan bendera Amerika Serikat. 

Pada pojok kiri atas bendera Malaysia, terdapat gambar bulan dan bintang yang dikenal dengan nama Bintang Persekutuan. 

Sementara pada bendera Amerika terdapat persegi panjang berwarna biru dengan sejumlah bintang berwarna putih. 

Rupanya hal ini membuat kesalahpahaman lucu sehingga bendera negeri Jiran tersebut dikira bendera Amerika yang diberi simbol negara Islam

 Pihak pengelola tempat rekreasi tersebut lantas melaporkan kegiatan yang dilakukan oleh Zainal. 

Beberapa saat kemudian, Facebook memberitahu Zainal jika akun media sosialnya sedang diintai oleh FBI. 

Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved