Operasi Keselamatan
HEBOH, Pemuda Ini Todongkan Pisau kepada Polisi yang Menilangnya
Aksi Bowo (22), warga asal Purworejo terbilang nekat. Ia berani menodong polisi menggunakan pisau, di Kebumen.
Penulis: khoirul muzaki | Editor: iswidodo
Laporan Wartawan Tribun Jateng Khoirul Muzakki
TRIBUNJATENG COM, KEBUMEN - Aksi Bowo (22), warga asal Purworejo terbilang nekat. Ia berani menodong polisi menggunakan pisau, di Kebumen.
Pemuda itu diduga pikirannya sedang kalut lantaran tak kunjung mendapat pekerjaan.
Saat ini, pemuda yang mengaku warga desa Ngemplak Purworejo itu, diamankan Polres Kebumen untuk dilakukan pemeriksaan.
Kejadian itu bermula ketika Bowo melintas di Jalan Raya Kutowinangun Desa Keceme, lalu dihentikan petugas yang sedang menggelar razia kendaraan di Kutowinangun, Kamis (22/03) sekira pukul 10.00 wib.
Saat itu, tersangka tidak bisa menunjukkan SIM C kepada petugas. Sehingga dia kena tilang.
Sesuai prosedur, jika pengendara motor tidak bisa menunjukkan kelengkapan kendaraan, maka polisi akan menyita surat-surat sebagai jaminan persidangan.
Namun, saat polisi menyita STNK pengendara itu, pria tersebut justru menyerang petugas dengan pisau dapur.
Bowo menodongkan pisau ke arah Bripka Duwi Priyanto.
Selanjutnya pria itu mengancam polisi akan melukainya jika STNK sepeda motor matic yang dikendarainya tidak diserahkan.
Usut punya usut, pisau itu ternyata dia pinjam dari penjual Bengkoang.
Kebetulan lokasi razia dekat dengan sentra penjualan Bengkoang.
"Nah, pisau itu yang digunakan untuk menodong Bripka Duwi," kata Kasubbag Humas Polres Kebumen AKP Masngudin, Kamis (22/3/2018)
Menurut AKP Masngudin, saat ini Polri tengah gencar melakukan Operasi Keselamatan Lalulintas.
Operasi ini bukan hanya berlangsung di Kebumen. Namun di seluruh daerah karena merupaka operasi terpusat dari Mabes Polri.
Peristiwa penodongan itu sempat mencuri perhatian pengguna jalan yang melintas.
Kebetulan, saat kejadian, arus lalu lintas cukup ramai.
Bahkan, warga yang menonton sempat ingin menghakimi tersangka, namun berhasil dihalau petugas.
Setelah STNK diserahkan kepada tersangka, Bripka Duwi meminta pelaku untuk membuang pisau dapur itu.
Pelaku pun bersedia membuang pisau. Ia kemudian minta maaf kepada petugas sambil menangis.
Dari pengakuan tersangka, pikirannya sedang kalut.
Dia tengah mencari pekerjaan namun tidak juga mendapatkan. Sebelumnya tersangka adalah sopir di Brebes, namun baru baru ini menganggur. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/pria-ini-todongkan-pisau-ke-polisi-yang-menilang_20180322_134315.jpg)