KSP Sekawan Abadi Sejati Tumbuh Positif, Ini Data Lengkapnya

Pengelola KSP Sekawan Abadi Sejati, Trionny Lasso menjelaskan, pada tahun ini pinjaman diberikan naik 44,89 persen.

KSP Sekawan Abadi Sejati Tumbuh Positif, Ini Data Lengkapnya
tribunjateng/hermawan endra
KSP Sekawan Abadi Sejati gelar Rapat Anggota Tahunan ke-6 Tahun Buku 2017 yang digelar di Candi Indah Hotel Semarang, Jumat (23/3). 

Laporan Wartawan Tribun Jateng, Hermawan Endra Wijonarko

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Di tengah bergejolaknya lembaga keuangan non bank, akibat gempuran bank-bank umum yang sudah masuk wilayah pasar mikro, Koperasi Simpan Pinjam (KSP) Sekawan Abadi Sejati justru menunjukkan kinerja positif.

Sejak lima tahun terakhir, KSP yang berkantor pusat di Kedungmundu Raya No 333, Tembalang, Kota Semarang ini mencatat beberapa indikator pertumbuhan. Seperti total asset, jumlah pinjaman diberikan, hingga tabungan semua mengalami peningkatan.

Pengelola KSP Sekawan Abadi Sejati, Trionny Lasso menjelaskan, pada tahun ini pinjaman diberikan naik 44,89 persen.

Kenaikan cukup signifikan ini dikarenakan berkembangnya unit-unit kerja retail.

Selain adanya pinjaman-pinjaman insidentil (talangan) bagi anggota yang membutuhkan.

Tahun ini, kredit macet atau NPL KSP Sekawan Abadi Sejati 3,92 persen, membaik bila dibanding tahun lalu 4,18 persen. Tabungan dan simpanan berjangka juga tumbuh signifikan 54,20 persen.

Total aset KSP Sekawan Abadi Sejati juga tumbuh tiap tahun, dari Rp10,6 miliar di 2013, hingga 2017 total aset naik menjadi Rp53 miliar. Begitupun dengan pinjaman diberikan, jika di tahun 2013 lalu Rp7,9 miliar, pada 2017 tercatat Rp31 miliar.

Tabungan dan Simka juga mengalami pertumbuhan, dari Rp8,7 miliar pada 2013, di 2017 naik menjadi Rp45 miliar. Secara keseluruhan nilai kesehatan KSP Sekawan Abadi Sejati berada di angka 80,25 atau naik dibanding satu tahun sebelumnya 71,35.

Tidak hanya kinerja keuangan, jumlah karyawan di KSP Sekawan Abadi Sejati juga bertambah. Dari hanya 11 karyawan di 2013, kini berjumlah 57 orang. Jumlah kantor atau unit juga semakin banyak dari dulu hanya ada satu sekarang menjadi enam.

Halaman
12
Penulis: hermawan Endra
Editor: iswidodo
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved