Bellezza Bridal and Gown Hadirkan Busana Pengantin Hijab dengan Brokat 3D
Dunia fashion terus berkembang, begitu pun Bridal atau busana pengantin. Kini yang paling terbaru dan sedang boming adalah sentuhan brokat 3D
Penulis: hermawan Endra | Editor: Catur waskito Edy
Laporan Wartawan Tribun Jateng, Hermawan Endra Wijonarko
TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Dunia fashion terus berkembang, begitu pun Bridal atau busana pengantin. Kini yang paling terbaru dan sedang boming adalah sentuhan brokat tiga dimensi.
Owner Bellezza Bridal and Gown, Cindy Bachtiar menjelaskan, brokat tiga dimensi merupakan modifikasi atau pengembangan dari brokat biasa. Jika brokat biasa cenderung datar untuk brokat 3D ada motif bunga timbul.
Sehingga brokat 3D bisa memunculkan kesan berbeda seperti motif yang lebih hidup. Ia pun termasuk salah seorang desainer yang telah mengaplikasikan brokat 3D di koleksi busana pengantin internasional miliknya.
"Brokat selalu identik dengan kebaya. Namun saat ini kain brokat sudah diaplikasikan menjadi berbagai macam desain yang fashionable, termasuk pusana pengantin internasional," ujarnya.
Minggu (25/3) kemarin, ia berkesempatan memamerkan salah satu koleksi terbarunya, yaitu busana pengantin internasional dengan variasi brokat 3D di hadapan pengunjung Mall Ciputra.
Ada sepuluh koleksi busana baru yang ditunjukan dalam fashion show tunggal Bellezza Bridal dan Gown malam itu. Selain brokat 3D, yang cukup mencuri perhatian adalah bridal hijab.
Cindy Bachtiar, mengungkapkan, tahun ini dirinya mulai merambah hijab untuk busana pengantin internasional. Kondisi itu disebabkan karena mulai ramainya permintaan pasar.
Khususnya bagi konsumen yang menginginkan gelaran pesta pernikahan menggunakan bridal namun dengan berhijab.
"Ide menghadirkan bridal hijab sebetulnya sudah sejak tahun lalu. Tapi baru bisa diwujudkan 2018 ini," imbuhnya.
Namun, membedakan bridal hijab miliknya dengan yang lain adalah dari segi konsep. Jika kebanyakan hanya memodifikasi bridal lewat penggunaan dalaman baju atau manset.
Koleksi miliknya murni mengusung konsep bridal hijab. Sehingga terkesan lebih simple dan anggun. Selain itu, penambahan ekor yang terinspirasi dari kerajaan romawi kuno juga membuat rancangannya terlihat eksklusif.
"Kebanyakan bridal hijab disiasati pakai menset. Kadang-kadang itu justru membuat warna ngak match antara lengan dan badan baju, walaupun warna manset dan busana pengantin sama-sama putih, pasti terlihat berbeda," ujarnya.
Selain fashion show tunggal, Bellezza Bridal and Gown juga membuka pameran selama lima hari 22-26 Maret 2018 di Mal Ciputra Semarang. Tersedia berbagai paket menarik mulai Rp5 jutaan.(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/bellezza-bridal-and-gown_20180326_191245.jpg)