Kisah Marvia Malik, Transgender Pertama Host Berita TV di Pakistan
"Aku sangat berusaha keras untuk bisa sampai ke sini." kata penyiar berita transgender pertama di Pakistan itu.
Penulis: Awaliyah P | Editor: abduh imanulhaq
Laporan Wartawan Tribun Jateng, I. Awaliyah Pimay
TRIBUNJATENG.COM - Isu transgender memang selalu menjadi topik pembicaraan yang menarik.
Transgender memang selalu menarik pro dan kontra dari masing-masing pemikiran.
Di Indonesia sendiri kabar transgender Lucinta Luna sedang menjadi perbincangan hangat.
Sahabat dan orang yang mengenal Lucinta Luna membeberkan jika Lucinta melakukan operasi kelamin.
Barang bukti berupa video, paspor, dan KTP milik Lucinta Luna tersebar.
Dalam identitasnya Lucinta Luna bukanlah nama sebenarnya, melainkan nama Muhammad Fatah.
Namun Lucinta Luna dan manajernya sama-sama menampik dan menegaskan bahwa Lucinta Luna merupakan seorang wanita.
Lucinta Luna sendiri mengatakan bahwa ia merupakan wanita tulen dan bisa hamil.
Seorang penyiar TV transgender pertama di Pakistan membeberkan kisahnya.
Adalah Marvia Malik yang setiap hari bangun untuk menyiarkan berita, membaca beberapa makalah dan mendapat pengarahan oleh jaringannya, sebagaimana penyiar berita pada umumnya.
Dia menyukai isu-isu sosial yang dekat dengan kehidupannya, termasuk hal yang ia tangani, yakni perlakuan orang-orang transgender yang ada di negaranya, Pakistan.
"Aku sangat berusaha keras untuk bisa sampai ke sini." kata penyiar berita transgender pertama kepada ABC News.
Marvia dibesarkan di kota Lahore.
Ia merupakan anak kedua dari tiga bersaudara.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/marvia-malik_20180401_102458.jpg)