Liga 1
Raih Satu Poin Perdana, Vincenzo Apresisasi Permainan PSIS Semarang
Dalam jalannya pertandingan, kedua tim mampu menciptakan berbagai peluang, meski diatas kertas materi pemain Bali United memang lebih baik.
Penulis: Franciskus Ariel Setiaputra | Editor: Catur waskito Edy
"Tapi terlepas dari itu, saya mengapresiasi kinerja tim. Mudah-mudahan kedepan finishing touch kami bisa lebih baik kedepannya. Kami harus syukuri hasil ini," tandasnya.
Bruno Dipersilakan Bermain Bebas
Pelatih PSIS Semarang Vincenzo Alberto Annese memberintugas berbeda kepada striker asingnya asal Brazil, Bruno Silva dalam laga kontra Bali United.
Bruno Silva yang ditempatkan bermain sebagai penyerang tengah dengan formasi 4-3-3, justru diberi kebebasan oleh Vincenzo bermain lebih melebar.
"Saya sudah melihat performa Bruno di Youtube. Banyak pemain Brazil senang bermain bebas dengan berbagai posisi," kata Vincenzo, menanggapi gaya permainan striker plontos berumur 26 tahun tersebut.
Vincenzo menyebut, dirinya sudah berkomunikasi dengan Bruno untuk memberi opsi lain dengan bermain melebar baik di sisi kanan maupun kiri saat pertsndingan kontra Bali United.
"Jadi saya tidak mengambil keputusan sendiri, tapi dengan Bruno dan tim pelatih," kata pelatih berlisensi UEFA Pro ini.
Dalam laga kontra Bali United, ia juga memasang formasi 4-3-3. Alasan Vincenzo menggunakan formasi tersebut karena ia menilai timnya akan kalah strategi jika hanya mengandalkan satu atau dua striker didepan.
"Saya memasang tiga striker karena Bali United merupakan tim kuat di Liga 1, dan pemain tengah mereka juga kuat. Kalau kami hanya pasang satu atau dua striker didepan, kami akan kalah dalam strategi," katanya.
Ia menambahkan, dalam laga kontra Bali United, tak hanya memasang tiga penyerang di lini depan, namun juga menambal satu pemain di lini tengah yang punya naluri menyerang yang bagus.
Di babak pertama, trio Bruno Silva, Hari Nur Yulianto dan Komarodin di back up M. Yunus, sementara di babak kedua Bayu Nugroho masuk menggantikan M. Yunus, menyusul Melkior Leideker Majefat yang mennggantikan Komarodin, dan Akhlidin Israilov yang masuk mengganti Hari Nur Yulianto.
"Ada tiga striker didepan, tetap kami pasang lagi satu pemain bernaluri menyerang di belakang. Jadi tiga striker tetap di back up satu striker di belakang, supaya bisa menahan serangan tengah Bali United," katanya.
Sang Kapten Kurang Puas
Kapten tim PSIS Semarang, Haudi Abdillah mensyukuri hasil imbang yang diraih timnya saat menghadapi Bali United dalam laga yang berlangsung di Stadion Moch Soebroto, Magelang, Minggu (1/4) sore.
Kedua tim hanya bermain imbang 0-0 dalam laga ini.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/skuat-psis-semarang-melakukan-tos-sebelum-berangkat-ke-magelang_20180330_153231.jpg)