Kamis, 23 April 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Niat Hormati Perusahaan Swedia Spotify, Wall Street Malah Pajang Bendera Swiss

Seharusnya Wall Street memasang bendera Swedia yang bewarna biru dan kuning.Namun mereka malah memasang bendera Swiss dengan warna merah dan putih.

Penulis: Suci Rahayu | Editor: abduh imanulhaq
LUCAS JACKSON/ABC NET AUSTRALIA

Laporan Wartawan Tribun Jateng, Suci Rahayu 

TRIBUNJATENG.COM, NEW YORK- Sepertinya, petugas pemasang bendera di Wall Street akan mendapatkan masalah dari atasannya. 

Atau paling tidak, ia sudah mendapatkan pelajaran berharga soal perbedaan bendera negara Swiss dan Swedia.

Pasalnya, siapapun petugas tersebut, ia telah membuat kesalahan yang memalukan. 

Dilansir dari ABC Net Australia, perusahaan asal Swedia, Spotify melakukan debut perdananya dalam menanamkan saham di Wall Street pada Rabu (4/4). 

Wall Street adalah sebutan untuk jalanan di Ney Work sepanjang delapan blok yang membentang dari Broadway ke South Street. 

Jalanan ini dikenal karena menjadi rumah dari perusahaan finansial yang berkutat dengan saham Amerika Serikat dan dunia. 

Spotify sendiri adalah perusahaan asal Swedia yang produknya banyak dipakai penikmat musik. 

Kabarnya, setelah bergabung dengan Wall Street, saham Spotify naik menjadi 26,5 juta dollar Amerika

Wall Street ingin memberikan penghormatan kepada Spotify, hal yang selalu dilakukan ketika sebuah perusahaan bergabung. 

Bendera berlogo Spotify terbentang luas di tembok depan Wall Street. 

Satu dari tiga bendera Amerika yang biasa terpasang diganti menjadi bendera negara asal perusahaan tersebut. 

Seharusnya Wall Street memasang bendera Swedia yang bewarna biru dan kuning. 

Bendera Swedia
Bendera Swedia (Flagz)

Namun mereka malah memasang bendera Swiss dengan warna merah dan tanda 'plus' berwarna putih. 

Bendera Swiss
Bendera Swiss (The Flag Shop)

Perbedaan kedua bendera tersebut cukup jelas, jadi kemungkinan kesalahan tersebut bukan karena tak bisa membedakan warna bendera

Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved