Sabtu, 11 April 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Pilgub Jateng

Ida Hadiri Halaqoh Masura dan Laskar Santri Merah Putih di Jepara

Acara itu dihadiri ratusan santri alumni Ponpes Lirboyo, Ponpes Al Fadlu Kaliwungu Kendal, dan API Tegalrejo, Magelang

Penulis: Daniel Ari Purnomo | Editor: muslimah
Istimewa
Calon Wakil Gubernur Jateng nomor urut 2, Ida Fauziyah menghadiri halaqoh Majelis Silaturrahim Ulama Rakyat (Masuro) dan Laskar Santri Merah Putih di Tahunan, Kabupaten Jepara, Kamis (19/4/2018). 

Laporan Wartawan Tribun Jateng, Daniel Ari Purnomo

TRIBUNJATENG.COM, JEPARA - Calon Wakil Gubernur Jateng nomor urut 2, Ida Fauziyah menghadiri halaqoh Majelis Silaturrahim Ulama Rakyat (Masuro) dan Laskar Santri Merah Putih di Tahunan, Kabupaten Jepara, Kamis (19/4/2018).

Acara itu dihadiri ratusan santri alumni Ponpes Lirboyo, Ponpes Al Fadlu Kaliwungu Kendal, dan API Tegalrejo, Magelang.

Berdasar rilis yang diterima, Pengasuh Ponpes Lirboyo, KH An'im Falasifah Mahrus memuji kemampuan calon wakil gubernur Jawa Tengah Ida Fauziyah.

"Semoga hajatnya dikabulkan. Insya Allah pengalaman yang dimiliki menjadi modal, dan bisa mengemban amanah dengan bijaksana," ujarnya, sesuai keterangan pers.

Gus An'im mengatakan, mantan ketua umum Fatayat tersebut sudah bersilaturahmi dan mohon doa restu ke pengasuh Ponpes Lirboyo KH Anwar Mansyur.

"Saya juga ajak ziarah ke makam pendiri Ponpes Lirboyo," jelasnya.

Gus An'im juga berharap kepada hadirin untuk membantu pengasuh Ponpes API Tegalrejo KH Yusuf Chudlori.

"Gus Yusuf ini sedang punya gawe di Jawa Tengah, jadi sudah seharusnya kita membantu," harapnya.

Dalam kesempatan itu, Gus An'im juga menyebut nama gurunya KH Dimyati Rois dari Kaliwungu, Kendal. Sosok Mbah Dim, kata Gus An'im merupakan salah satu guru terbaiknya.

"Dan ternyata pak Sudirman Said yang maju bersama mbak Ida ini adalah saudaranya Mbah Dim. Memang pak Sudirman ini jalurnya tidak mondok, tapi sekolah," terangnya.

Pengasuh API Tegalrejo Magelang KH M Yusuf Chudlori yang juga hadir menegaskan, sosok Ida Fauziyah merupakan tawaran terbaik untuk Jawa Tengah.

"Untuk pak Sudirman, kita setuju karena beliau sosok yang bersih. Saat kita sowan ke Lirboyo, kiai Anwar juga mengingatkan, untuk menyapu lantai yang kotor, memang dibutuhkan sapu yang bersih," imbuhnya.

Ketua Panitia Masura Jepara KH Muhammad Rusydi mengatakan, ulama itu mau tidak mau harus berpolitik, meski bukan harus politik praktis.

"Mari kita pilih pemimpin yang pro santri dan madrasah diniyah. Mari kita milih pemimpin yang tidak menerapkan full day school. Mari kita pilih pemimpin yang bisa entaskan kemiskinan, dan sejahterakan petani," katanya.

Sumber: Tribun Jateng
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved