Urai Antrean Saat Mudik, Transaksi Tol di Semarang Akan Diberlakukan Sistem Seperti Ini
Sedangkan untuk pintu keluar, pihaknya akan menghentikan transaksi, khusus untuk wilayah sekitar Semarang saja.
Penulis: Akhtur Gumilang | Editor: galih permadi
Laporan Wartawan Tribun Jateng, Akhtur Gumilang
TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - General Manager Jasamarga Cabang Semarang, Johanes Manseli memastikan transaksi penggunaan tol hanya bisa dilakukan di pintu masuk saja.
Sedangkan untuk pintu keluar, pihaknya akan menghentikan transaksi, khusus untuk wilayah sekitar Semarang saja.
"Seperti di Tol Manyaran yang memiliki 10 gerbang. Apabila diperlukan, kami akan membuka sembilan gerbang pintu masuk, sedangkan satunya untuk pintu keluar. Ini sudah disetujui," kata Johanes kepada Tribunjateng.com, Senin (23/4/2018).
Prinsipnya, ia akan memaksimalkan kapasitas gerbang yang ada dengan memanfaatkan jalur keluar tol melalui Kaliwungu maupun Weleri, Kendal.
"Jumlah gerbang masuk semoga tidak menyebabkan antrean panjang. Ini sudah kami pikir matang-matang. Tinggal sosialisasi saja," lanjutnya.
Dalam hal ini, pihaknya pun telah memiliki langkah anitisipasi apabila lalu lintas masuk dari Krapyak, Semarang mengalami antrian panjang.(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/kakorlantas-polri-irjen-pol-royke-lumowa_20180423_154255.jpg)