Selasa, 12 Mei 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Cuaca Ekstrem

Tongkang Tabrak Anjungan Pantai Tegal Tewaskan Tiga Orang, Siapa Bertanggungjawab?

Tiga pemancing meninggal dalam insiden tongkang menabrak anjungan wisata Pantai Alam Indah (PAI) Kota Tegal pada Rabu (25/4/2018)

Tayang:
Penulis: mamdukh adi priyanto | Editor: iswidodo
TRIBUNJATENG/MAMDUKH ADI PRIYANTO
TERDAMPAR - Seorang bocah bermain sepakbola di pasir Pantai Tegal dengan latar belakang tongkang terdampar, Kamis 26 April 2018 

Laporan Wartawan Tribun Jateng, Mamdukh Adi Priyanto

TRIBUNJATENG.COM, TEGAL- Tiga pemancing meninggal dalam insiden tongkang menabrak anjungan wisata Pantai Alam Indah (PAI) Kota Tegal pada Rabu (25/4/2018) sekitar pukul 17.30 WIB.

Saat kejadian, gelombang tinggi dan angin kencang memang tengah melanda daerah perairan laut tersebut.

Kapal tongkang yang menabrak anjungan dan terdampar di pantai itu awalnya terparkir di perairan yang tidak begitu jauh dengan pantai. Total ada tiga tongkang yang terdampar.

"Tiga kapal itu sudah setengah bulan berhenti di tengah (laut). Namun tetap terlihat dari sini (pantai) karena tidak begitu jauh," kata seorang saksi mata kejadian, Suharjo (50) yang juga pedagang di kawasan wisata pantai itu, Kamis (26/4/2018).

Ia menjelaskan, setiap harinya memang banyak terlihat kapal tongkang dalam keadaan kosong atau tidak membawa muatan.

"Sebelumnya ada beberapa tongkang yang juga terdampar. Namun, kali ini yang paling parah karena tiga tongkang terdampar di areal wisata pantai. Seharusnya, kapal parkir jangan terlalu dekat dengan pantai," ujarnya.

Kapal- kapal tersebut biasanya hendak memasuki sungai tambat untuk docking di galangan kapal.

Menurutnya, meskipun kejadian tersebut akibat cuaca buruk, seharusnya ada upaya agar kapal tongkang tidak terdampar ke pantai untuk kesekian kali.

"Mereka biasanya mengantre untuk memperbaiki kapal di galangan kapal yang lokasinya tidak jauh dari pantai ini," tutur Suharjo.

PT Pelindo III sebagai pengelola pelabuhan Tegal mengatakan pihaknya tidak bertanggung jawab atas insiden tersebut.

"Kami hanya sebagai operator, untuk lalu lintas kapal atau penentuan titik lokasi parkir kapal tongkang itu kewenangan KSOP (Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan) yang menjadi regulator," kata Manajer Pelayanan Terminal Tegal Pelindo III Cabang Tanjung Mas Semarang, Tri, Kamis.

Ia membenarkan bahwa kapal tongkang yang berhenti tidak jauh dari pantai itu hendak docking di galangan kapal.

Tri menjelaskan bahwa objek wisata PAI Tegal itu memang berlokasi di tanah Pelindo III, namun sudah dikontrak Pemkot Tegal hingga tahun 2025.

Saat hendak dikonfirmasi, Kasubsi Penjagaan dan Pengamatan (Gamat) KSOP Tegal, Juwita, enggan memberikan keterangan.

Sumber: Tribun Jateng
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved