Airport Corner

Airnav Segera Uji Coba Tower Air Traffic Controller

Air Navigasi (Airnav) Cabang Semarang tidak memboyong alat navigasi di tower Air Traffic Controller (ATC) lama ke tower ATC

Airnav Segera Uji Coba Tower Air Traffic Controller
tribunjateng/yasmine aulia
Bandara Ahmad Yani Semarang 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Air Navigasi (Airnav) Cabang Semarang tidak memboyong alat navigasi di tower Air Traffic Controller (ATC) lama ke tower ATC di terminal Bandara Ahmad Yani baru.

General Manager Airnav, Yudi Nur Dinuri mengatakan, tidak ada boyongan menuju Bandara baru. Namun pihaknya akan memasang alat navigasi baru di tower baru.

"Tetap di tower lama ada alatnya, di tower baru dipasang lagi yang baru," tuturnya, Senin (30/4).

Yudi mengungkapkan, saat ini sedang persiapan pemasangan alat navigasi di tower baru. Alat tersebut rencananya dipasang pada pekan depan." Alatnya masih dalam perjalanan dari Jakarta ke Semarang. Alat tersebut dibeli di London,"ujarnya.

Menurutnya, alat yang didatangkan dari Inggris tersebut akan dipasangkan di tower lantai sembilan, sedangkan servernya akan dipasangkan di lantai tujuhdan lima. Kemudian alat approach control service akan dipasangkan di tower lantai dua.

"Insya Allah pemasangan tidak ada kendala. Karena kami tinggal memasang alat," imbuhnya.

Dikatakanya, proses pemasangan alat tidak membutuhkan waktu yang lama. Pemasangan dilakukan selama tujuh hingga sepuluh hari."Sekarang jaringannya sudah tersedia semua. Tinggal pasang alatnya saja," tukasnya.

Setelah pemasangan alat, kata dia, harus melalui beberapa tahap uji coba berupa shadow operation, assesment, dan diuji kembali. Setelah melalui proses tahapan tersebut baru diizinkan tower itu beroperasional.

"Saat shadow otomatis dua tower tersebut akan beroperasi," kata dia.

Saat proses shadow, pihaknya akan memberlakukan detasering atau meminta karyawan di daerah lain untuk membantu pengoperasian di tower baru. Airnav akan meminta sepuluh orang untuk bertugas di tower tersebut.

"Mereka sama-sama nanti mengisi di tower lama dan baru. Jadi nanti saat yang lama beroperasi yang baru memonitor. Yang baru beroperasi yang lama monitor. Jadi saling back up," paparnya.

Terkait gedung, Menurut Yudi, bangunan tower telah selesai semua. Namun yang belum terpasang adalah jaringan listrik."Hari ini PLN ke tower untuk memasang jaringan listrik. Untuk tower dibutuhkan listrik sebesar 240 KVA. Disamping itu juga telah terpasang genset sekitar 250 KVA ," jelasnya.

Ia menuturkan setelah tower baru beroperasi penuh maka tower lama akan ditinggalkan. Namun alat di tower lama tetap beroperasi sebagai back up di bandara baru.

" Untuk airnav nanti otomatis akan pindah semua. Saat ini jumlah karyawan 68 orang. Jadi untuk operasional cukup," pungkasnya. (tribunjateng/cetak/rtp)

Penulis: rahdyan trijoko pamungkas
Editor: iswidodo
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved