Sabtu, 23 Mei 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Berita Kabupaten Semarang

Seekor Monyet Berkeliaran di Atap Rumah Warga Ungaran, BPBD dan Damkar Lakukan Penyisiran

Seekor monyet berkeliaran di atap rumah warga di kawasan Griya Ungaran Residence V, Kelurahan Gedanganak, Ungaran Timur

Tayang:
Penulis: Eka Yulianti Fajlin | Editor: muslimah
TRIBUN JATENG/Istimewa
MONYET BERKELIARAN: Seekor monyet ekor panjang berkeliaran di atap rumah warga di kawasan Griya Ungaran Residence V, Kelurahan Gedanganak, Ungaran Timur, Kabupaten Semarang, Senin (19/1/2026) lalu.  

TRIBUNJATENG.COM, UNGARAN - Seekor monyet berkeliaran di atap rumah warga di kawasan Griya Ungaran Residence V, Kelurahan Gedanganak, Ungaran Timur, Kabupaten Semarang.

Kemunculan monyet tersebut membuat warga setempat resah. Pasalnya, satwa liar itu juga sempat turun ke halaman rumah warga.

Warga takut ada kawanan atau koloni monyet yang masuk kawasan permukiman. 

Seorang warga, Herda mengatakan, kemunculan monyet baru pertama kali di wilayahnya pada Senin (19/1/2029) lalu.

Menurutnya, tidak ada warga sekitar yang memelihara monyet. Dia menduga, satwa itu berasal dari area belakang perumahan.

Baca juga: OTT KPK Bupati Pati Sudewo Terkait Pengisian Jabatan Kaur, Kasi dan Sekdes

"Takut kalau sewaktu-waktu datang lagi dan masuk ke dalam rumah," ucapnya, Selasa (20/1/2026). 

Warga pun melaporkan adanya monyet liar itu kepada petugas pemadam kebakaran.

BPBD bersama Damkar dan Satpol PP Kabupaten Semarang pun melakukan penyisiran di sekitar lokasi hingga wilayah yang berbatasan langsung dengan laham vegetasi. 

Petugas BPBD Kabupaten Semarang, Prapto Nugroho mengatakan, hasil penyisiran tidak ditemukan tanda adanya koloni monyet di sekitar perumahan. 

Pihaknya juga belum dapat memastikan monyet tersebut masih berada di sekitar perumahan atau sudah berpindah lokasi.

Dari pemantauannya, sekitar kawasan perumahan juga tidak terdapat habitat monyet.

"Hasil penyisiran nihil. Kemungkinan monyet itu hanya melintas karena tidak berkoloni, hanya satu ekor," katanya.

Meski demikian, pihaknya meminta warga tetap waspada dan segera melapor apabila kembali melihat satwa liar masuk lingkungan permukiman. (eyf)

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved