Mudik Lebaran 2018
Inilah Persiapan PT KAI Jelang Mudik Lebaran, Dari Inspeksi jalur Rel hingga Hari Puncak Mudik
Dalam rangka persiapan menghadapi masa angkutan lebaran 2018,PT KAI Daop 4 Semarang laksanakan kegiatan inspeksi kondisi lintas jalur rel
Penulis: rahdyan trijoko pamungkas | Editor: Catur waskito Edy
"Kami menghimbau kepada masyarakat yang akan melintas di pelintasan jalur rel dengan jalan raya agar mematuhi rambu lalu lintas yang ada. Dimana yang menjadi alat utama keselamatan ketika melintas di pelintasan KA dan jalan raya adalah rambu lalu lintas dengan tanda "STOP". Berhenti, tengok kanan - kiri, apabila aman, bisa melanjutkan perjalanan sesuai tata cara melintas yang tertuan dalam UU No: 22 / tahun 2019 tentang Lalu Lintas Angkutan Jalan Raya. Kita ingatkan, bahwa palang pintu dan penjaga pelintasan hanyalah alat bantu keamanan semata, " jelasnya.
Suprapto menambahkan pihak PT KAI Daop 4 Semarang bekerja sama dengan pihak Direktorat Keselamatan Perkeretaapian, Balai Pengembangan Tekhnik Perkeretaapian Wilayah Jateng, Dishub dan Pemda setempat, akan melaksanakan kegiatan penutupan titik pelintasan yang membahayakan bagi pengguna jalan raya.
Dimana pada tahun 2017 yang lalu, total 133 titik pelintasan yang telah berhasil ditutup. Sementara di tahun 2018 ini, diprogramkan ada 77 titik yang akan di tutup.
"Program penutupan ini dilaksanakan dalam rangka peningkatan keselamatan perjalanan kereta api dan keselamatan bagi pengguna jalan raya,"ungkapnya.
Ia menyatakan dalam pantauan tersebut PT KAI Daop empat siap dalam menyambut masa angkutan lebaran. Kesiapan tersebut berupa personil, fasilitas pelayanan penumpang yang baik, hingga kehandalan peralatan sarana dan prasarana yang prima.
"Dalam pantauan ini, kami dari pihak PT KAI Daop 4 Semarang siap dalam menyambut masa angkutan Lebaran 2018. Kesiapan dari personil, fasilitas pelayanan penumpang yang baik, hingga kehandalan peralatan sarana dan prasarana yang prima merupakan syarat mutlak dalam usaha memberikan layanan terbaik kepada para penumpang selama masa angkutan lebaran," tukasnya. (*)