Breaking News:

Panen Cengkeh di Kabupaten Batang Melimpah Ruah, Petani Senang

Panen cengkeh di awal 2018 beberapa wilayah yang ada di Kabupaten Batang sangat menguntungkan petani

Penulis: budi susanto | Editor: muslimah
Tribunjateng.com/Budi Susanto
Para petani cengkeh di Kecamatan Bandar memilah cengkeh yang sudah kering untuk dikemas ke dalam karung, Sabtu (12/5/2018). 

Laporan Wartawan Tribun Jateng, Budi Susanto

TRIBUNJATENG.COM, BATANG - Panen cengkeh di awal 2018 beberapa wilayah yang ada di Kabupaten Batang sangat menguntungkan petani.

Pasalnya tahun lalu banyak petani cengkeh merugi, baik dikarenakan pohon terserang ulat maupun hasil panen yang tidak sesuai pesanan pasar.

Berbeda di tahun ini, petani cengkeh di Kecamatan Bandar Kabupaten Batang menikmati hasil panen. Bahkan di tingkat pengepul bisa mengumpulkan hingga 10 ton setiap harinya.

Diterangkan Subandi (47) sati di antara petani cengkeh di Kecamatan Bandar, harga jual cengkeh stabil mencapai Rp 100 ribu perkilogramnya.

"Kalau cengkeh tidak pernah naik turun harganya, bisa dibilang stabil. Hanya saja jumlah panen tidak bisa banyak dari tahun ke tahun," paparnya, Sabtu (12/5/2018).

Ia menambahkan, tahun lalu petani cengkeh sama sekali tidak merasakan hasil panen.

"Siklusnya dua tahun sekali sebenarnya, walaupun bisa dipanen setahun sekali tapi hasilnya tidak sebagus panen pada tahun kedua," imbuhnya.

Subandi menuturkan, panen tahun ini di kebun cengkeh miliknya mencapai 1,5 ton.

"Kalau tahun lalu hanya separuhnya, kadang ya 300 kilogram. produktifitas terganggu selain karena siklus juga karena hama," tuturnya.

Sementara itu, Aminah (55) pengepul cengkeh di Sidomulyo Kecamatan Bandar memaparkan mulai April hingga tiga bulan kedepan petani cengkeh melakukan panen raya.

"Kalau sudah panen raya bisa mencapai 8-10 ton perhari, itu hanya petani dari Kecamatan Bandar belum dari daerah lain," papar Aminah.

Panen raya tersebut menurutnya akan menjadi panen besar karena tahun lalu stok cengkeh mengalami kelangkaan.

"Biasanya perusahaan rokok sudah menunggu untuk mengambil stok cengkeh dari Batang, harga jual bisa mencapai Rp 105 ribu hingga Rp 110 ribu perkilogram untuk kuwalitas super, sedangkan untuk cengkeh basah beriksar di harga Rp 30 ribu," timpalnya. (*)

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved