Minggu, 19 April 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Berita Batang

Batang Siapkan Giant Sea Wall, Solusi Rob hingga Dorong Ekonomi Pesisir

Pemerintah Kabupaten Batang bergerak cepat merespons keluhan warga pesisir terkait banjir rob yang kian sering terjadi. 

Penulis: Tito Isna Utama | Editor: muh radlis
TRIBUN JATENG/Tito Isna Utama
PEMKAB BATANG - Bupati Batang, M Faiz Kurniawan saat ditemui seusai memimpin upacara HUT Batang ke 60 di Alun Alun Kabupaten Batang untuk menyampaikan rencana Giant Sea wall. 

TRIBUNJATENG.COM, BATANG - Pemerintah Kabupaten Batang bergerak cepat merespons keluhan warga pesisir terkait banjir rob yang kian sering terjadi. 


Bupati Batang, M Faiz Kurniawan, memastikan proyek pembangunan giant sea wall atau tanggul laut raksasa mulai disiapkan sebagai solusi jangka panjang penanganan rob di wilayah tersebut.


Menurutnya, Pemkab Batang telah menjalin komitmen bersama Deputi II Badan Otorita Pengelola Pantura untuk segera memulai tahapan awal proyek. 


Dalam waktu dekat, proses survei teknis hingga perencanaan detail akan dilakukan.


“Setidaknya dalam tiga bulan ke depan, proses survei dan perencanaan sudah dimulai. Insyaallah, tahun depan proyek fisiknya sudah bisa berjalan,” kata Bupati Batang, M Faiz kepada Tribunjateng, Rabu (8/4/2026). 

Baca juga: Foto-foto Kecelakaan Beruntun di Kertek Wonosobo Libatkan 5 Kendaraan, Satu Korban Tewas

 


Sedimentasi Sungai Dimanfaatkan Jadi Tanggul

Salah satu strategi utama yang akan diterapkan adalah normalisasi sungai secara besar-besaran, khususnya sungai yang bermuara langsung ke laut. 


Material sedimentasi yang diangkat nantinya tidak dibuang, melainkan dimanfaatkan sebagai bahan utama pembangunan tanggul.


Tak hanya itu, Pemkab juga akan memanfaatkan teknologi ramah lingkungan dengan menggunakan material fly ash bottom ash (FABA) yang diproduksi oleh Perusahaan Daerah (Perusda) menjadi batako. 


Material tersebut akan dikombinasikan sebagai penguat struktur tanggul.


“Sedimen sungai akan kita jadikan tanggul. Ditambah material FABA dari Perusda, ini menjadi solusi yang tidak hanya efektif tapi juga berkelanjutan,” jelasnya.


Rencana pembangunan giant sea wall di Batang masih dalam tahap pengkajian lokasi. 


Setidaknya terdapat dua opsi yang tengah dipertimbangkan, yakni pembangunan di bibir pantai dan sekitar satu kilometer dari garis pantai.


Penentuan lokasi akan mempertimbangkan kebutuhan sirkulasi air. 


Untuk wilayah yang masih membutuhkan aliran air laut ke daratan, akan dibangun tanggul dengan sistem buka-tutup atau kanal. 

Sumber: Tribun Jateng
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved