Truk Tangki Pertamina Tabrak Bangunan TK, Kepala Sekolah Menangis Histeris
Terdengar isak tangis yang tak bisa tertahan lagi oleh Nurul Magfiroh, Minggu (14/5/2018).
Penulis: Bare Kingkin Kinamu | Editor: galih permadi
Laporan Wartawan Tribun Jateng, Bare Kingkin Kinamu
TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Terdengar isak tangis yang tak bisa tertahan lagi oleh Nurul Magfiroh, Minggu (14/5/2018).
Ia adalah kepala sekolah sekaligus pemilik yayasan An-Nuriyah Desa Jogoprono RT 01/ RW 06, Kelurahan Sadeng, Gunung Pati.
Suara tangisan itu semakin menjadi-jadi manakala kendaraan derek berhasil mengevakuasi truk tangki yang menabrak bangunan tempat anak didiknya menimba ilmu.
Kesedihan itu terpancar bahkan menular, beberapa guru An Nuriyah juga terlihat berkaca-kaca.
"Sudah bu, mereka telah pergi. Istigfar,"jelas wakil kepala sekolah RA An Nuriyah, Innayatul Alawiyah, sembari memeluk Nurul.
Pasalnya truk tangki pertamina tersebut menabrak TK milik Nurul sekitar pukul 13.30 WIB.
Truk tersebut berhasil dievakuasi oleh pihak kepolisian sekitar pukul 17.00 WIB.
Meski tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini, namun kerugian akibat kecelakaan tunggal siang tadi ditaksir puluhan juta.
Bangunan depan TK dari tembok bata itupun hancur.
Nurul mengaku tidak memiliki tanda-tanda akan terkena musibah seperti ini.
Ia hari ini tidak ikut mengajar, pasalnya Nurul memiliki acara di Kecamatan Gunung Pati.
"Suaminya tadi juga tidak mengabari. Bu Nurul pulang dari Gunung Pati lalu diminta bapak untuk menunaikan salat ashar dulu. Kemudian diajak ke sini," papar Innayatul Awaliyah, kepada Tribunjateng.com.
Sehari-hari kegiatan mengajar di TK ini mulai pukul 07.00 WIB hingga 10.00 WIB.
Namun hari ini, para siswa yang jumlahnya 73 orang ini pulang lebih awal yakni pukul 09.00 WIB.
"Ibu terpukul, bagaimana besok anak-anaknya bisa belajar seperti biasa?" imbuh Innayatul.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/truk-tangki-yang-menabrak-bangunan-tempat-anak-didiknya-menimba-ilmu_20180514_224556.jpg)