Ramadan 2018
Festival Dugderan Semarang, Queenara Sudah Kali Kedua Jadi Peserta
Ribuan orang memadati halaman balai Kota Semarang Jawa Tengah dan Jalan Pahlawan, Selasa (15/5/2018)
Penulis: Dwi Laylatur Rosyidah | Editor: muslimah
Laporan Wartawan Tribun Jateng, Dwi Layla
TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Ribuan orang memadati halaman balai Kota Semarang Jawa Tengah dan Jalan Pahlawan, Selasa (15/5/2018).
Mereka nampak antusias untuk mengikuti dan menyaksikan tradisi Dugderan menyambut datangnya bulan suci Ramadan 1439 Hijriyah, yang dimulai dari halaman balai kota.
Tradisi ini sudah berjalan ratusan tahun dan dilakukan untuk peringatan menyambut datangnya bulan suci Ramadhan dengan diikuti ribuan orang.
Sebelum dilakukan pawai, beberapa penampilan dan atraksi dilangsungkan saat pembukaan tradisi Dugderan tersebut.
Queenara Setyafista Putri (9), siswa kelas 3 SD Bulusan menjadi satu di antara peserta yang menampilkan tari pada saat prosesi.
"Bangga dan seneng tentunya, apalagi bisa menampilkan tarian di hadapan bapak walikota dan seluruh masyarakat yang hadir," ujarnya kepada Tribunjateng.com.
Dirinya memerankan putri kecil yang tampil diiringi dengan enam satria kuda lumping, dari Turonggo Setho Paguyuban kuda lumping Ngembak Tembalang.
"Ini bukan pertama, tapi sudah kali kedua ikut menjadi peserta kirab," akunya.
Pada tahun sebelumnya, Nanang yang merupakan kakak dari Queenara menjelaskan bahwa adiknya dan kelompok menampilkan Topeng Ireng.
Setidaknya terdapat enam tarian yang disuguhkannya.
Prosesi Dugderan akan berlangsung dengan menempuh rute dari halaman Balaikota, Masjid Agung Kauman, Jolotundo, dan berakhir di Masjid Agung Jawa Tengah.
Pada tahun ini acara rutin tersebut mengusung tema 'Dugderan Membangun Kebersamaan dan Kerukunan Mewujudkan Semarang Hebat'. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/dugderan_20180515_144454.jpg)