Sabtu, 18 April 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Pilpres 2019

TERUNGKAP Kenapa Prabowo Rutin Nyadran di Banyumas, Ternyata Ada Makam Tokoh Ini

Iring-iringan mobil Prabowo Subianto mengurai kesunyian makam Dawuhan Banyumas, Senin sore (14/5).

Penulis: khoirul muzaki | Editor: iswidodo
tribunjateng/khoirul muzaki
Ternyata Prabowo Subianto rutin nyadran di makam Dawuhan Banyumas, Senin sore (14/5). 

Laporan Wartawan Tribun Jateng Khoirul Muzakki

TRIBUNJATENG.COM, BANYUMAS - Iring-iringan mobil Prabowo Subianto mengurai kesunyian makam Dawuhan Banyumas, Senin sore (14/5).

Di sepanjang sisi jalan ke arah makam, penduduk setempat telah menanti kedatangan orang nomor satu di Partai Gerindra tersebut.

Sebuah mobil Alphard putih berhenti di depan gerbang makam. Prabowo turun dengan senyum yang mekar, warga berebut salaman.

Tetapi keheningan di dalam komplek makam tetap terjaga. Prabowo bersama petinggi dan pengurus partai, termasuk Rachmawati Soekarnoputri mengurangi ucapan. Doa-doa terpanjat dari bibir orang-orang yang sama merendahkan kepala.

Sebelum berziarah ke makam leluhur di Dawuhan Banyumas, Prabowo menyapa ribuan pendukungnya di taman Andhang Pangrenan Purwokerto.
Sebelum berziarah ke makam leluhur di Dawuhan Banyumas, Prabowo menyapa ribuan pendukungnya di taman Andhang Pangrenan Purwokerto. (tribunjateng/khoirul muzaki)

Adapun Prabowo tampak lebih khusyuk karena yang didoakan adalah arwah leluhurnya.

"Saya kan keturunan Banyumas. Sudah adat kita untuk berziarah, Nyadran. Kita tengok leluhur kita ke tempat pemakaman," kata Prabowo singkat, sebelum meninggalkan Dawuhan

Kedatangan Prabowo ke Banyumas sempat dihubungkan dengan rencana deklarasi pencapresannya yang sempat mengemuka. Tetapi Prabowo membantahnya.

Deklarasi yang menyatakan kesiapannya maju sebagai calon presiden sudah dilakukan di Hambalang, Bogor, beberapa waktu lalu.

"Sudah deklarasi dari kemarin-kemarin kok," katanya.

Kedatangannya di Banyumas tak lain untuk berkunjung ke makam leluhurnya, sekaligus melestarikan tradisi Nyadran menjelang Ramadan 1439 Hijriyah.

Di luar itu, ia menemui ribuan pendukungnya untuk membantu pemenangan Calon Gubernur Jateng Sudirman Said dan Calon Bupati Banyumas Mardjoko.

Prabowo memang rutin menziarahi makam leluhur di Dawuhan pada momentum tertentu, termasuk saat menjelang Ramadan (nyadran).

Ia punya ikatan batin dengan Banyumas karena di tanah itu leluhurnya bermuasal hingga disemayamkan.

Sang kakek, Margono Djoyohadikusumo, adalah pendiri Bank Negara Indonesia (BNI).

Sumber: Tribun Jateng
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved