Jumat, 10 April 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Misteri Buaya di Sungai Serayu Mulai Terkuak

Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Jawa Tengah telah melakukan assessment terkait penemuan buaya anakan di sungai Serayu

Penulis: khoirul muzaki | Editor: iswidodo
TRIBUN JATENG/KHOIRUL MUZAKKI/DOK
BKSDA Jateng serahkan buaya-buaya muara ke Suyanto sang penangkar buaya di desa Dawuhan Kulon Kedungbanteng Banyumas 

Laporan Wartawan Tribun Jateng Khoirul Muzakki

TRIBUNJATENG.COM, BANJARNEGARA - Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Jawa Tengah telah melakukan assessment terkait penemuan buaya anakan di sungai Serayu, Desa Pucang Kecamatan Bawang Banjarnegara.

Baca: Misteri Suara Aneh dari Dalam Rumah Keluarga Pelaku Ledakan Bom Surabaya!

Baca: Banyak Tas Mewah Ditemukan di Musala Rumah Najib Razak

Baca: Anak Bungsu Ahmad Dhani, Dul Ingin Nikah Muda, Begini Respon Maia Estianty

Tim BKSDA telah mengecek kondisi buaya itu dan lokasi penemuan di sungai Serayu.

Tim juga meminta keterangan langsung kepada orang yang menemukan buaya tersebut, Bakhtiar Yoga Pratama, warga Desa Pucang Rt 03 Rw 11.

Polhut BKSDA Jateng Endi Suryo mengatakan, lokasi penemuan di sungai Serayu Desa Pucang memang layak menjadi habitat buaya muara.

Tetapi pihaknya belum pernah menerima laporan ada buaya yang pernah hidup di sungai Serayu sebelumnya.

Lokasi sungai tempat penemuan buaya berdekatan dengan bendungan Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) Mrica yang berbatasan dengan tiga wilayah Kecamatan, yaitu Kecamatan Bawang, Wanadadi, dan Banjarmangu, serta berbatasan langsung dengan tujuh desa.

Baca: Doktrin Ke Surga Bareng Keluarga Tinggal Pencet Tombol Hingga Anak Dita Menangis Sebelum Beraksi

Baca: Najwa Shihab Shock! Tahu Jawaban Para Teroris Saat Tito Karnavian Menyuruh Bunuh Diri

Baca: Jadwal Siaran Langsung Pertandingan Bola Hari Ini, Chelsea vs Manchester United

Untuk menarik kesimpulan terkait keberadaan buaya di sungai itu, pihaknya masih butuh keterangan yang lebih lengkap dari lapangan.

Pihaknya masih akan mengumpulkan informasi dari warga di desa-desa sekitar sungai Serayu untuk mendapatkan data lebih lengkap.

"Perlu waktu untuk pengumpulan bahan dan keterangan di desa-desa sekitar agar informasi yang didapatkan lebih jelas,"katanya, Jumat (18/5)

Dari keterangan masyarakat Desa Pucang, pihaknya mendapati cerita, empat tahun silam, ada warga yang pernah menjumpai seekor buaya besar yang sedang berada di air.

Pihaknya saat ini baru melakukan survei ke masyarakat Desa Pucang.

Masih ada enam desa lain di sekitar sungai Serayu yang akan jadi target survei selanjutnya agar informasi lebih lengkap.

Baca: HEBOH Hujan Guyur Satu Rumah di Depok Sempat Viral, FAKTANYA Banyak yang Kecewa dan Ngakak

Baca: Nasib 13 Jenazah Pelaku Bom di Surabaya, Warga Tolak Pemakaman hingga Keluarga Ogah Jemput

Baca: Billy Syahputra Belum Kepikiran Kapan akan Menikahi Hilda Vitria

Menurut Endi, kondisi alam sungai Serayu di lokasi penemuan memungkinkan buaya untuk hidup, meskipun dalam sejarahnya Serayu bukanlah habitat buaya muara.

Saat penelitian masih berjalan, pihaknya mengimbau kepada masyarakat sekitar sungai Serayu untuk lebih berhati-hati saat beraktivitas di sungai.

Sumber: Tribun Jateng
Halaman 1/3
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved