Jumat, 10 April 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Benarkah Selama Bulan Ramadan Setan Dibelenggu? Ini Kata Quraish Shihab

Menanggapi hal ini, Quraish Shihab menjelaskan ada dua hal yang menyebabkan manusia masih lalai dan berbuat jahat.

Penulis: Awaliyah P | Editor: abduh imanulhaq

Laporan Wartawan Tribun Jateng, I. Awaliyah Pimay

TRIBUNJATENG.COM - Sejak 17 Mei 2018 yang lalu, umat islam di Indonesia melaksanakan ibadah puasa ramadan.

Puasa berarti menahan makan dan minum serta segala perbuatan yang bisa membatalkan puasa mulai dari terbit fajar hingga tenggelamnya matahari.

Tidak hanya itu, umat islam juga dianjurkan melakukan kebaikan-kebaikan dan lebih mendekatkan diri kepada Allah serta menjauhkan diri dari hal-hal yang dapat mengurangi pahala puasa.

Lantas benarkan selama bulan ramadan iblis itu diikat?

Jika benar diikat, mengapa manusia masih lalai dan berbuat jahat?

Menanggapi hal ini, Quraish Shihab menjelaskan ada dua hal yang menyebabkan manusia masih lalai dan berbuat jahat.

"Yang pertama kalau difahami bahwa setan itu dibelenggu sedang masih terjadi kedurhakaan maka penyebabnya adalah nafsu." jelasnya.

Rupanya, selain menghadapi godaan setan, manusia juga harus menghadapi nafsu diri sendiri.

"Karena kita ini menghadapi dua, ada nafsu ada setan yang menggoda dari luar. Katakanlah memang setan itu dibelenggu, kejahatan yang terjadi akibat nafsu manusia." tambah mantan rektor UIN Syarif Hidayatullah Jakarta itu.

Selain itu, Quraish Shihab menjelaskan bahwa "setan dibelenggu selama bulan ramdan" merupakan pengertian metafor.

"Hadis nabi yang menyatakan ramdan itu setan dibelenggu, pintu surga dibuka, pintu neraka ditutup itu dalam pengertian metafor." terangnya.

Ia melanjutkan: "Bahwa kalau datang ramadan, orang itu semua ingin mendekatkan diri kepada Allah atau mestinya mendekat pada Allah. Karena dia mendekat pada Allah maka seakan-akan setan sudah terbelenggu."

Sekecil apapun amalan di bulan ramadan bisa mengantarkan seseorang menuju surga.

"Seakan-akan pintu surga terbuka karena amalan-amalan yang sedikit bisa mengantar orang masuk surga. Seakan-akan pintu neraka tertutup karena tidak ada lagi orang-orang yang melakukan dosa-dosa yang bisa mengantar dia masuk neraka." kata Quraish Shihab.

Sumber: Tribun Jateng
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved