Kecelakaan Maut Bumiayu
Hasil Olah TKP, Kecelakaan Maut Tewaskan 12 Orang di Bumiayu Bukan Karena Truk Rem Blong
Polisi melakukan olah TKP kecelakaan truk yang menewaskan 12 orang di Desa Jatisawit, Kecamatan Bumiayu, Brebes, Senin (21/5/2018).
Penulis: mamdukh adi priyanto | Editor: iswidodo
Namun truk membawa beban gula pasir sebesar 38 ton.
Artinya ada kelebihan beban 18 ton atau 87 persen.
Baca: GILA! Pria Ini Seusai Bunuh Sang Istri, Berusaha Bunuh Diri Disaksikan 3 Anaknya
Dirlantas menyatakan truk dengan beban berat seharusnya melintasi jalan lingkar bukan jalan dalam kota saat di persimpangan dari arah selatan atau persimpangan Terminal Lama Bumiayu.
Namun, karena laju truk sudah tidak terkendali, akhirnya sopir mengambil jalan lurus ke arah dalam kota, bukan belok kanan ke arah jalan lingkar.
"Sopir kemungkinan tidak memahami jalan dalam kota ramai, banyak yang ngabuburit, jualan dan lain- lain. Sehingga dia mengambil jalan lurus bukan belok ke arah jalan lingkar," imbuhnya.
Dari hasil rekaman sebuah kamera CCTV, terlihat truk maut yang melaju kencang di Jalan Raya Tegal-Purwokerto itu menghantam kendaraan lain, Minggu sore.
Sebuah sepeda motor yang tertabrak pun terpental dan jatuh menggelimpang di aspal.
Nasib dan identitas pengemudi motor tersebut tidak diketahui.
Kamera CCTV itu terpasang di sebuah dealer motor yang berada di depan Taman Makam Pahlawan (TMP) Kusuma Tama 2.
Letaknya sekitar 500 meter dari lokasi truk maut terbalik.
Baca: Iklan Ramayana Jadi Trending Youtube, Banyak Meme di Media Sosial Bikin Ngakak!
Dealer motor dan taman makam pahlawan ini berada di tengah-tengah antara flyover Kretek dan wilayah RT 3 RW 5 Jatisawit.
Wilayah itu merupakan lokasi terakhir truk maut menghantam kendaraan dan beberapa rumah, juga menewaskan belasan orang.
Jarak flyover Kretek ke wilayah RT 3 tersebut sekitar 1 kilometer.
Apakah truk berpelat nomor H1996CZ sudah mengalami rem blong di jembatan layang tersebut?
Durasi rekaman CCTV yang beredar ini adalah 17 detik.