Sejumlah Komunitas di Semarang Gelar Aksi Peduli untuk Hartatik
FRPK menggelar aksi peduli, untuk warga Kali Baru Timur RT 3 RW 9, Kelurahan Bandarharjo, Semarang Utara, Kota Semarang.
Penulis: hesty imaniar | Editor: m nur huda
Laporan Wartawan Tribun Jateng, Hesty Imaniar
TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Forum Rakyat Peduli Kemanusiaan (FRPK), menggelar aksi peduli, untuk warga Kali Baru Timur RT 3 RW 9, Kelurahan Bandarharjo, Semarang Utara, Kota Semarang.
Yakni untuk Hartatik (38), yang saat ini terkena penyakit kanker kulit kronis. Ia kini berada di rumahnya, yang sudah tidak layak huni.
Aksi peduli tersebut dilakukan di sejumlah titik, di antaranya Jalan Pemuda, Simpang Lima, dan Jalan Pahlawan, mulai dari Minggu (27/5/2018) sampai dengan Selasa (29/5/2018).
FRPK sendiri diinisiasi oleh Penghubung Cabang (PC) Gerakan Masyarakat Perangi Korupsi (GMPK) UIN Walisongo, bersama Forum Kajian Hukum Mahasiswa (FKHM), Kartini Karang Taruna Kota Semarang.
Kemudian Komunitas Pecinta Alam, dan Satwa Semarang (K-PAAS), Reptile Asique, Iguana Owner, serta Komunitas Pemerhati Korupsi (Kompak) Jateng.
Dikatakan oleh, Kordinator lapangan aksi peduli, Muhammad Ikhsan, pihaknya mengaku prihatin dengan keadaan Hartatik. Sehingga pihaknya bergegas melaksanakan pengalangan dana tersebut.
Pihaknya juga berjanji jumlah donasi akan dilaporkan secara transparan dalam media sosial resmi facebook dan instagram GMPK Kota Semarang, bertepatan dengan penyerahan yang dijadwalkan 2 Juni 2018.
Bahkan donasi tersebut, dipastikannya, tidak ada dipungut sepeserpun, melainkan sepenuhnga akan didonasikan.
"Kami berharap, banyak organisasi lain dan masyarakat umum, yang turut tergerak membantu meringankan beban Hartatik," katanya.
Ia juga menambah, bahwa beban yang dialami Hartatik, bukan hanya menderita kanker kulit.
Melainkan rumahnya yang berukuran sekitar 2,5 x 6 meter dan sudah tidak layak huni, namun harus terlanjur dirubuhkan, karena ada kabar sempat dijanjikan akan dibangun oleh salah satu komunitas media sosial di Semarang.
Namun bantuan tidak sesuai dengan harapan, sehingga rumahnya tinggal puing sampai kini.
"Kami survei rumahnya kata tetangganya, sebelum dirubuhkan kondisinya numpang dinding kanan kiri dengan tetangga, tapi sekarang sudah roboh,," jelas Ikhsan di sela-sela acara.
Kepala Kesekretariatan GMPK Kota Semarang, Umi Falikha, mendukung penuh langkah kadernya tersebut.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/aksi-peduli-hartatik_20180529_192516.jpg)