Geber Latihan, Atlet Asian Paragames 2018 Tak Boleh Mudik Saat Lebaran
Sebanyak 300 Atlet yang dipersiapkan untuk mengarungi gelaran Asian Para Games 2018
Penulis: akbar hari mukti | Editor: galih permadi
Laporan Wartawan Tribun Jateng, Akbar Hari Mukti
TRIBUNJATENG.COM, SOLO - Sebanyak 300 Atlet yang dipersiapkan untuk mengarungi gelaran Asian Para Games 2018 sejak awal tahun hingga Oktober nanti melakukan pemusatan latihan di Solo.
Untuk menggeber latihan secara optimal, bahkan para atlet ini tak boleh mudik ke kampung halaman mereka masing-masing saat lebaran 2018 mendatang.
Senny Marbun, Presiden National Paralympic Committee, menjelaskan bila pelarangan bila pelarangan mudik para atlet dilakukan agar pemusatan latihan bisa lebih optimal, artinya tanpa jeda.
Bahkan, para atlet ini hanya diberi waktu libur dua hari saat lebaran.
"Pokoknya genjot terus. Latihan seperti biasa. Hanya lebaran saja libur dua hari, itu pun mereka di hotel saja nanti. Tidak boleh pulang kampung," paparnya, Kamis (31/5/2018).
Selain menjaga pemusatan latihan tetap optimal, Senny menjelaskan pelarangan pulang kampung ini ditujukan agar para atlet yang akan berlaga di Asian Para Games 2018 tidak drop dan kehilangan sentuhannya.
Senny ingin para atlet terus menjaga dan menajamkan sentuhannya agar bisa berjaya di gelaran Asian Para Games 2018.
Apalagi, di event ini Indonesia berkesempatan menjadi tuan rumah.
"Selain itu, karena sudah ada hitung-hitungan dengan hotel tempat mereka menginap di Solo. Karena uangnya memakai uang dari Kemenpora, kami harus menjaganya," terang dia.
Ia pun ingin para atlet bisa memahami situasi tersebut. Sebab saat ini menurutnya mereka sedang berjuang mengharumkan nama bangsa di kancah dunia.
"Saya harap mereka mengerti. Mereka harus komitmen terkait hal tersebut. Tak lebaran bersama orangtua di rumah tak apa, yang penting bisa berhasil di ajang Asian Para Games," urai dia.
Lebih jauh ia menyatakan usai Lebaran, sejumlah atlet yang akan berlaga di Asian Para Games akan melakukan test event di Jakarta.
Menurutnya tak semua atlet akan mengikuti test event ini. Hanya atlet dari lima cabor saja yang mengikutinya.
"Tanggal 25 besok. Hanya lima cabor saja, atletik, berenang, tenis meja, bulu tangkis dan tenis lapangan," urai dia.