Sabtu, 2 Mei 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Penggalangan Dana untuk Bayar Utang Malaysia Baru Dapat Segini

Donasi tersebut, bakal digunakan untuk membantu membayar utang negara 1 triliun ringgit atau sekitar Rp 3.500 triliun.

Tayang:
Editor: iswidodo
afp
Perdana Menteri Malaysia, Mahathir Mohamad menyatakan, dia bakal membuka rekening Tabungan Harapan Malaysia atau Hope Fund 

TRIBUNJATENG.COM, KUALA LUMPUR - Perdana Menteri Malaysia, Mahathir Mohamad menyatakan, dia bakal membuka rekening Tabungan Harapan Malaysia atau Hope Fund. Donasi tersebut, bakal digunakan untuk membantu membayar utang negara 1 triliun ringgit atau sekitar Rp 3.500 triliun.

Penyataan tersebut disampaikan Mahathir dalam konferensi pers selepas memimpin rapat kabinet mingguan, seperti dilansir Channel News Asia, Rabu (30/5).

Dia berkata, wacana itu digulirkan setelah kabar adanya donasi yang dilakukan seorang warga bernama Nik Shazarina Bakti membuka donasi dengan nama Please Help Malaysia.

Penggalangan donasi di situs GoGetFunding sejak pekan lalu itu telah memperoleh dana hingga 3.633 dolar Amerika Serikat atau Rp 51,3 juta. Hingga penutupan pada 21 Juli mendatang, kampanye tersebut menargetkan bisa mendapatkan dana hingga 100 ribu dolar AS atau 1,4 miliar.

"Banyak warga Malaysia yang setelah mendengar kondisi utang negara berniat membuka donasi. Kami menyambut langkah patriotik mereka," kata Mahathir.

PM 92 tahun itu melanjutkan, nomor rekening bagi yang ingin menyumbang bakal diumumkan, dengan seluruh dana donasi akan diserahkan ke Kementerian Keuangan Malaysia.

Sebelumnya, Mahathir mengumumkan Malaysia mempunyai utang Rp 3.500 triliun yang merupakan 80 persen dari Produk Domestik Bruto (GDP) mereka.

PM yang pernah menjabat pada 1981-2003 itu kemudian melakukan serangkaian evaluasi proyek-proyek yang dianggap tidak menghasilkan keuntungan. Salah satunya adalah proyek pembangunan kereta cepat yang menghubungkan Kuala Lumpur dengan Singapura, dan ditandatangani pada 2016.

Orang asing

Sementara itu, penggagas donasi untuk Malaysia, Nik Shazarina Bakti meminta warga Malaysia berkontribusi untuk meringankan utang 1 triliun ringgit.

Seperti dilansir The Star, Jumat (25/5), Nik, seorang aktivis HAM dari Sisters in Islam (SIS) membuka akun di GoGetFunding.

Dalam laman situs itu, Nik meminta warga Malaysia dan seluruh dunia untuk berkontribusi meringankan utang 1 triliun ringgit, atau Rp 3.500 triliun.

Perempuan 27 tahun tersebut bercerita bagaimana warga Malaysia di masa perdana menteri pertama, Tunku Abdul Rahman, bersatu mengumpulkan dana bagi Malaysia.

Mereka dengan rela menyerahkan perhiasan, uang, dan barang berharga kepada Abdul sehingga bisa pergi ke London, Inggris, dan memperoleh kemerdekaan.

"Kita bisa berkata kepada anak maupun cucu kita bahwa kita semua berinisiatif untuk menyelamatkan Negaraku Malaysia," kata Nik.

Sumber: Tribun Jateng
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved