KASUS NARKOBA

Polres Pati Ringkus Kades Nonaktif Asal Kudus

Arif Darmawan merupakan Kepala Desa (Kades) Panjang, Kecamatan Bae yang telah nonaktif diringkus oleh Satres Narkoba Polres Pati.

Polres Pati Ringkus Kades Nonaktif Asal Kudus
tribunjateng/Rifqi Gozali
Arif Darmawan merupakan Kepala Desa (Kades) Panjang, Kecamatan Bae yang telah nonaktif diringkus oleh Satres Narkoba Polres Pati. 

Laporan Wartawan Tribun Jateng, Rifqi Gozali

TRIBUNJATENG.COM, KUDUS - Arif Darmawan merupakan Kepala Desa (Kades) Panjang, Kecamatan Bae yang telah nonaktif diringkus oleh Satres Narkoba Polres Pati.

Diketahui pada Minggu (3/6/2018) dinihari, kediamannya di Desa Panjang digeledah oleh sejumlah anggota polisi dari Polres Pati.

Kepala Dusun II Desa Panjang Bambang Subianto membenarkan bahwa kediaman Kades Panjang nonaktif itu digeledah oleh anggota Polres Pati. Saat penggeledahan, dia berada di lokasi untuk menyaksikan.

"Saat penggeledahan ada polisi di rumahnya. Saya ke situ, Kanitnya menunjukkan surat penggeledahan rumah Kades nonaktif. Di surat itu ada kopnya polisi," kata Bambang saat ditemui Minggu siang.

Sepengetahuan Bambang saat menyaksikan penggeledahan, dari kamar Kades nonaktif diamankan sejumlah barang. Di antaranya timbangan, plastik klip, telepon seluler, ada juga pil yang berwarna hijau.

"Terus ada lintingan rokok yang juga diamankan, ada juga bawah meja berupa alat hisap," katanya.

Sementara Plt Kades Panjang Sarkono mengatakan, dia juga diminta menjadi saksi saat rumah Kades nonaktif itu digeledah.

Saat itu, kata dia, pelaku juga dibawa saat rumahnya digeledah. Dia dalam keadaan tangan diborgol.

"Saat rumahnya digeledah dia (Kades nonaktif) dalam keadaan diborgol. Setelah selesai, dia langsung dibawa ke Polres Pati," kata Sarkono.

Kasat Narkoba Polres Pati AKP Puji Raharjo mengatakan, pihaknya saat ini masih mendalami kasus ini. Sementara pelaku sampai saat ini masih menjalani pemeriksaan di Mapolres Pati.

"Masih kami dalami dan kembangkan," katanya singkat.

Dia enggan membeberkan barang bukti apa saja yang didapat dari tangan pelaku dan saat penggeledahan di rumahnya. Begitu juga kronologi dan kapan pelaku ditangkap, dia enggan memberi keterangan. "Belum bisa kami laporkan (barang buktinya)," kata dia. (*)

Penulis: Rifqi Gozali
Editor: iswidodo
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved