Yulianti : Selokan Pasar Kasesi Pekalongan Selalu Memakan Korban
Selokan di Pasar Kasesi Kabupaten Pekalongan diaggap para pedagang sudah tak layak, bahkan tak jarang memakan korban
Penulis: budi susanto | Editor: galih permadi
Laporan Wartawan Tribun Jateng, Budi Susanto
TRIBUNJATENG.COM, PEKALONGAN - Selokan di Pasar Kasesi Kabupaten Pekalongan diaggap para pedagang sudah tak layak, bahkan tak jarang memakan korban karena terperosok ke dalam pemuangan limbah tersebut.
Kondis semakin parah selain penutup selokan yang mulai berkarat dan lubang di beberapa titik, air saluran pembuangan limbah tersebut acap kali luber hingga menggenangi lantai pasar.
Adapun lokasi selokan berada di sisi kanan lokasi pasar tepat di lapak para pedagang daging. Karena tak terawat para pedagang berinisiatif menutup lubang selokan dengan kayu.
Dikatakan Yulianti (47) pedagang yang sudah hampir 10 tahun mencari nafkan di Pasar Kasesi, setiap hari ada pembeli yang terperosok di selokan karena penutup besi sudah berkarat dan rapuh.
"4 sampai 5 orang pasti terperosok di selokan setiap harinya, bahkan yang paling parah korban harus dibawa ke rumah sakit karena kaki mengalami pendarahan cukup parah," jelasnya, Senin (4/6/2018).
Ia berharap segera ada perbaikan karena semakin lama kondisinya semakin memprihatinkan.
"Selain kondisi selokan yang memprihatinkan, kami berharap wajah pasar diperbaiki supaya pembeli nyaman," paparnya.
Sementara itu Sumintasih (57) pedagang ikan asin yang lapaknya tepat di samping selokan menerangkan, terkahir kali pasar di renovasi 2009 lalu.
"Pastinya sangat mengganggu baik bagi kami para penjual ataupun pembeli kalau kondisinya terus begini, semoga pemerintah mengerti kondisi kami," imbuhnya.
Adapun Hurip Budi Riyantini Kepala Disperindagkop Kabupaten Pekalongan yang mendengar keluh-kesah para pedagang, akan melakukan perbaikan di Pasar Kasesi.
"Tahun ini akan ada perbaikan di Pasar Kasesi baik dari akses ataupun sarana dan prasarana. Selain itu beberap pasar di Kabupaten Pekalongan juga akan dilakukan perbaikan," kata Riyantini.
Pihaknya menerangkan pemeliharaan akan dilakukan mamun dengan kapasitas pemerintah daerah.
"Selain perbaikan di Pasar Kasesi tahun ini ada perbaikan juga di Pasar Kedungwuni di blok B dan C dengan dana sekitar Rp 24 miliar lalu pasar di daerah Doro dengan dana sebesar Rp 6 miliar, Pasar Bligorejo dan Pekajangan, selain Doro dan Kedungwuni anggaran pasar lainya dikisaran Rp 100 juta," timpanya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/selokan-di-pasar-kasesi-kabupaten-pekalongan-diaggap-para-pedagang-sudah-tak-layak_20180604_182253.jpg)