Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Mudik Lebaran

Dishub Cek Kelaikan Bus di Terminal Tingkir, Ada yang Tepergok Ubah Trayek

Pemeriksaan oleh Dishub bekerja sama dengan Satuan Lalu Lintas Polres Salatiga itu dilakukan menyeluruh.

Penulis: ponco wiyono | Editor: iswidodo
tribunjateng/ponco wiyono
Dinas Perhubungan Kota Salatiga dan Satlantas melakukan cek kesehatan terhadap para sopir, dan kelaikan kendaraan penumpang di Terminal Tingkir, Kamis (7/6/2018) sore. 

Laporan wartawan Tribun Jateng, Ponco Wiyono

TRIBUNJATENG.COM, SALATIGA - Kisman (54), seorang sopir bus Harapan Jaya jurusan Gemolong - Cibinong mengatakan ia berusaha untuk istirahat cukup selama bekerja. Kendati demikian, ia sepakat dengan program Dinas Perhubungan Kota Salatiga yang melakukan cek kesehatan terhadap para sopir, terutama di saat-saat menjelang libur panjang lebaran.

Dalam pemeriksaan kelaikan kendaraan penumpang dan kesehatan sopir di Terminal Tingkir pada Kamis (7/6/2018) sore, Kisman dinyatakan sehat meski tekanan darahnya lumayan tinggi.

"Saya sangat setuju, biasanya ada sopir yang memaksakan diri untuk tetap berkendara meski sudah waktunya beristirahat. Saya sendiri terbiasa menyetir enam jam sehari dan saya imbangi dengan istirahat selama waktu itu juga, ditambah banyak minum air putih dan makan secukupnya" tutur Kisman.

Pemeriksaan oleh Dishub bekerja sama dengan Satuan Lalu Lintas Polres Salatiga itu dilakukan menyeluruh. Bus-bus yang baru masuk terminal diberhentikan dan sopir diminta menjalani uji kelaikan kendaraan dengan mengendarai busnya dalam jarak pendek.

"Alhamdulilah semua bus masih laik jalan meski ada satu yang bannya sudah halus dan sudah kami tegur. Sementara satu unit bus kami pergoki beroperasi tidak sesuai trayeknya, tujuan Purwodadi dipakai untuk tujuan Jakarta. Ini tidak boleh, meski permintaan banyak namun operasional bus harus sesuai izin trayeknya," tegas Kepala Satlantas AKP Marlin Supupayu.

Kepala Dishub Ady Suprapto pada kegiatan itu menambahkan, pemeriksaan kesehatan sopir didominasi catatan tentang tingginya tensi darah para pengemudi bus. Menurut Kadishub, hal ini bisa dimaklumi karena rata-rata sopir terpaksa mengurangi jam istirahat mengingat peningkatan jumlah penumpang.

"Tujuan digelarnya pemeriksaan ini adalah guna memastikan para sopir dalam keadaan fit. Sementara yang ketahuan memakai narkoba tidak ada, namun yang masih belum lengkap administrasinya ada beberapa dan sudah kami minta perbaiki," jelasnya. (*)

Sumber: Tribun Jateng
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved