Rabu, 8 April 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Ganjar Menari Jaran Eblek Bareng Serentak Pegiat Seni di 18 Kota

Acara di 18 kota dan kabupaten itu dikemas dalam tema besar Gelegar Budaya: Sadumuk Bathuk, Sanyari Bumi.

Penulis: Daniel Ari Purnomo | Editor: abduh imanulhaq
IST
Ganjar Pranowo menari bareng belasan penari Jaran Eblek di Desa Kedung Winangun, Kecamatan Klirong, Kabupaten Kebumen, Selasa (19/6/2018) sore. 

Laporan Wartawan Tribun Jateng, Daniel Ari Purnomo

TRIBUNJATENG.COM, KEBUMEN - Ganjar Pranowo menari bareng belasan penari Jaran Eblek di Desa Kedung Winangun, Kecamatan Klirong, Kabupaten Kebumen, Selasa (19/6/2018) sore.

Para penari merupakan anggota kelompok Jaran Eblek Tri Tunggal Kebumen.

Calon Gubernur Jawa Tengah nomor 1 itu berjoged sambil mengapit anyaman bambu berbentuk menyerupai kuda.

Alunan gamelan dan lagu jawa pun mengiringi tarian mereka.

Ratusan warga yang melihat tingkah Ganjar saat menari pun tampak tertawa.

"Hari ini luar biasa sekali. Ada 18 kabupaten dan kota menyelenggarakan kesenian masing-masing serentak. Tadi saya sempat melihat melalui video conference panitia,"kata Ganjar.

Pria penginisiasi slogan Jateng Gayeng itu berujar kesenian dapat merukunkan masyarakat.

"Mudah-mudahan kesenian muncul terus tidak hanya kuda lumping tapi seni tari dengan koreografi yang mengikuti zaman. Mudah-mudahan Tri Tunggal menjadi salah satu motor kesenian di Kebumen. Dengan seni budaya ini cara kita mencintai indonesia, cara kita mempertahankan NKRI,"imbuhnya.

Sebagai informasi, panitia penyelenggara kesenian di sejumlah kota dan kabupaten itu adalah para relawan pemenangan Ganjar-Yasin.

Acara di 18 kota dan kabupaten itu dikemas dalam tema besar Gelegar Budaya: Sadumuk Bathuk, Sanyari Bumi.

Gelegar budaya berpusat di Posko Pandanaran Seratus (Panser) Kota Semarang.

Selain di Kebumen, acara juga diadakan masing-masing dua titik di Brebes, Wonogiri, dan Pemalang.

Kemudian di Cilacap, Banyumas, Purworejo, Magelang, Klaten, Jepara, Demak, Pati, Grobogan, dan Boyolali.

Narahubung relawan Ganjar Yasin, Ripana Puntarasa menuturkan, Gelegar Budaya ini mengambil tema peneguhan Jawa Tengah yang beradab-budaya sebagai rumah bersama dalam kesatuan negara dan bangsa Indonesia.

Sumber: Tribun Jateng
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved