Pilkada 2018

Paslon Tamzil-Hartopo Raih Suara Terbanyak di Pilkada Kudus

Dalam rekapitulasi tersebut, pasangan TOP memperoleh suara sebanyak 213.990 atau 42.51 persen. Pasangan calon selanjutnya yakni Masan-Noor Yasin

Paslon Tamzil-Hartopo Raih Suara Terbanyak di Pilkada Kudus
Rifqi Gozali
HM Tamzil dan Hartopo saat mendaftar di KPU Kudus, Rabu (10/1/2018) 

TRIBUNJATENG.COM, KUDUS – Pasangan Tamzil-Hartopo (TOP) mendapat perolehan suara terbanyak pada Pilbup Kudus. Hal itu sesuai dengan hasil rapat pleno rekapitulasi perolehan suara yang digelar KPU Kudus, Rabu (4/7).

Dalam rekapitulasi tersebut, pasangan TOP memperoleh suara sebanyak 213.990 atau 42.51 persen. Pasangan calon selanjutnya yakni Masan-Noor Yasin mendapat suara sebanyak 194.093 suara.

Sedangkan pasangan calon Sri Hartini-Setia Budi Wibowo mendapat 76.792 suara atau 15.25 suara, pasangan calon Akhwan-Hadi Sucipto mendapat 11.151 suara atau 2.22 persen, dan pasangan calon Nor Hartoyo-Junaidi mendapat 7.393 suara atau 1.47 persen.

Dari data di atas, terhitung ada 503.419 suara sah dan 16.891 suara tidak sah.

“Jumlah seluruh suara sah dan tidak sah yakni 520.310 suara,” kata Ketua KPU Kudus Moh Khanafi.

Khanafi melanjutkan, pihaknya bersyukur karena rekapitulasi sesuai data perolehan suara dari hasil rekap di tingkat kecamatan. Meski ada perbedaan di data DPT, DPTb, dan daftar pemilih disabilitas ada perubahan, namun hal tersebut telah dibetulkan dalam forum terbuka rekapitulasi secara berjenjang.

“Kami sudah melaksanakan secara terbuka, dan masyarakat bisa mengakses secara terbuka pula,” kata Khanafi.

Sementara tingkat partisipasi pemilih di Kabupaten Kudus, katanya, sebesar 84,25 persen atau naik 4,75 persen dibandingkan Pilkada sebelumnya.“Tingkat partisipasi pemilih pada Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Jateng 2018 juga tinggi karena mencapai 84,26 persen,” ujarnya.

Ketua Panwaslu Kudus, Wahibul Minan mengatakan, proses Pilkada di Kudus berjalan lancar. Apapun hasilnya merupakan pilihan rakyat. Dia juga mengapresiasi pasangan calon yang telah melakukan kompetisi secara sportif dan dewasa. Namun, masih ada beberapa evaluasi kepada KPU terkait perbedaan data pemilih. Agar pada Pemilu 2019 nanti bisa berjalan lebih baik.

“Catatan kami hanya perlu ada pembenahan di sisi rekapitulasi daftar pemilih,” tandasnya. (tribunjateng/goz)

Penulis: Rifqi Gozali
Editor: iswidodo
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved