Belajar Ninjutsu dari Ahlinya, Kuasai Teknik Ini untuk Menjadi Seorang Ninja Sejati
aster Jinichi Kawakami terlihat lincah memperagakan jurus ninja pada Seminar "All About Ninja"
Penulis: khoirul muzaki | Editor: galih permadi
Laporan Wartawan Tribun Jateng Khoirul Muzakki
TRIBUNJATENG.COM, BANYUMAS - Master Jinichi Kawakami terlihat lincah memperagakan jurus ninja pada Seminar "All About Ninja" yang dihadiri Prof Yuji Yamada dan Prof Katsuya Yoshimaru dari Universitas Mie Jepang, di ruang kuliah Fakultas Ilmu Budaya Unsoed, Jumat (13/7).
Dia merupakan Kepala Keluarga ke-21 klan ninja Koka di Jepang. Setiap jurus yang ia peragakan selalu diikuti tepuk tangan mahasiswa yang kagum melihat aksinya.
Beberapa jurus untuk mengelabuhi musuh ala Ninja ia beberkan. Mulai teknik bersembunyi di dalam air dengan cara menyelam dengan batang bambu, sembunyi di balik dahan pohon, hingga melipat tubuh menyerupai batu.
Sebagai bagian dari kebudayaan Jepang, sosok Ninja ternyata kerap disalahtafsirkan oleh masyarakat. Pandangan masyarakat mengenai Ninja atau istilah lain Shinobi dipengaruhi oleh sandiwara teater yang muncul sejak pertengahan abad ke -18.
Melalui film atau karya seni lain, sosok Ninja digambarkan berpakaian hitam bertopeng dan selalu menggunakan senjata lempar Shuriken berbentuk bintang. Padahal, sosok Ninja yang sebenarnya sesuai fakta sejarah tidaklah demikian.
Jinichi mengatakan, kajian Ninja yang sesuai bukti sejarah, serta penelitian soal teknik dan spiritualitas Ninja yang sebenarnya selama ini cenderung diabaikan.
"Sehingga sosok Ninja asli hampir tidak dipahami dengan benar,"katanya
Jinichi mengungkapkan, Ilmu Shinobi (Ninjutsu) pada prinsipnya adalah ilmu yang mempelajari teknik militer kuno seperti intelijen, pengintaian, distraksi, serta kemampuan membuat strategi.
Tetapi muasal ilmu ini hakikatnya adalah keterampilan untuk mempertahankan diri, atau membela diri.
Lebih jauh Jinichi menjelaskan, Ilmu Ninjutsu mempelajari teknik praktis untuk menciptakan keharmonisan (Wa).
Karena itu, inti pelajaran ilmu ini adalah sedapat mungkin menghindari peperangan dan memilih hidup bersama untuk mencapai kedamaian.
"Tidak benar jika ilmu ninjutsu adalah ilmu untuk prajurit gelap yang mencampuradukkan kebenaran dan kejahatan,"katanya
Menurut Jinichi, seorang Ninja di satu sisi memang dituntut memiliki kecerdasan untuk mengintai musuh, mampu membuat strategi didukung tubuh yang kuat dan lincah.
Tetapi yang lebih penting di banding kemampuan itu, menurut dia, adalah Seishin (mental seorang ninja). Seishin berarti kemampuan bertahan dan sabar dalam segala kondisi serta dapat menuntaskan tugasnya tanpa berpikir kepentingan pribadi.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/belajar-ninjutsu-dari-ahlinya-kuasai-teknik-ini-untuk-menjadi-seorang-ninja-sejati_20180713_193946.jpg)