Banyak Acara Tasyakuran Haji, Telur di Kota Tegal Naik
Salah satu pedagang telur ayam ras, di Pasar Pagi, Josh mengatakan, harga telur masih tinggi dalam sepekan terahir.
Penulis: Akhtur Gumilang | Editor: m nur huda
Laporan Wartawan Tribun Jateng, Akhtur Gumilang
TRIBUNJATENG.COM, TEGAL - Harga telur di Pasar Pagi Kota Tegal, sejak sepekan terakhir masih bertahan tinggi.
Harga telur ditingkat eceran mencapai Rp 26.500 per kilogram.
Salah satu pedagang telur ayam ras, di Pasar Pagi, Josh mengatakan, harga telur masih tinggi dalam sepekan terahir.
Kenaikan harga begitu signifikan terutama setelah hari raya idul fitri.
Sebelumnya, harga telur ayam berkisar dari Rp 18.000 - 21.000 per kilogram, kemudian mengalami kenaikan cukup drastis menjadi Rp 26.500 per kilogram.
Menurut Jos, kenaikan tersebut disebabkan jumlah permintaan yang meningkat pasca lebaran dan pasokan yang berkurang dari peternak.
“Banyak yang menggelar hajatan, ditambah dengan tasyakuran haji sehingga permintaan telur meningkat”, kata Josh saat ditemui Tribunjateng.com, Sabtu (14/7/2018) di Pasar Pagi.
Sementara itu, kepala Pasar Pagi Kota Tegal Blok B dan C, Sumitro menghimbau kepada pedagang agar harga jual sesuai dengan ketentuan dinas.
Meski demikian, Sumitro mengaku terkadang para perdagang ada yang menaikan harga sendiri, bahkan lebih tinggi dari harga Rp 26.500.
Maka dari itu, pesan Sumitro, agar selektif dalam membeli telur karena di Pasar Pagi ada yang menjual harga sesuai dari ketentuan Dinas Koperasi Dan Usaha Kecil Menengah (Dinkop UKM) Kota Tegal.
“Kami hanya bisa menghimbau harga, agar disesuaikan dengan ketentuan Dinas, sebesar Rp. 26.500," pungkasnya.(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/josh-salah-satu-pedagang-telor-di-pasar-pagi-kota-tegal_20180714_193835.jpg)