PSTI Jateng Matangkan Persiapan Atlet untuk PON XX Papua
PSTI Jateng mulai memantapkan persiapan dengan menjaring atlet-atlet terbaik di Jawa Tengah yang akan dipersiapkan untuk PON ke 20 di Papua
Penulis: Franciskus Ariel Setiaputra | Editor: m nur huda
Laporan Wartawan Tribun Jateng, F Ariel Setiaputra
TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Persatuan Sepak Takraw Indonesia (PSTI) Jawa Tengah mulai memantapkan persiapan dengan menjaring atlet-atlet terbaik di Jawa Tengah yang akan dipersiapkan untuk Pekan Olahraga Nasional (PON) ke 20 di Papua, 2020 mendatang.
Ketua umum PSTI Jateng, Ihwan Sudrajad mengatakan, beberapa persiapan yang dilakuakan, selain TC jangka panjang, dan mengikuti beberapa Kejurnas, pihaknya juga menggulirkan kompetisi Liga Sepak Takraw Samsat Jawa Tengah (Liga Samsat).
Kompetisi ini dilangsungkan di tiga tempat, yaitu Jepara, Kebumen, dan Banyumas.
Menurut Ihwan, digulirkannya Liga Samsat guna menambah jam terbang serta mengasah mental bertanding para atlit agar bisa merealisasikan target minimal, meraih dua medali emas di PON Papua 2020 mendatang.
"Persiapan menuju PON, kami punya target untuk dapat dua emas. Kami buat beberapa strategi antara lain Liga samsat. Kami harap para atlet bisa berkembang, karena sepak takraw Jateng ini saya lihat perkembangannya cukup bagus.
Tinggal mental aja yang diperbaiki dan pelatih mau coba pemain cadangan untuk diberikan menit bermain yang lebih," kata Ihwan kepada awak media, di Lapangan Indoor Takraw, GOR Jatidiri Semarang, Senin (16/7/2018).
Menurut Ihwan, pertimbangan PSTI Jateng menargetkan dua medali emas untuk tim Sepak Takraw Jateng di PON Papua 2020 mendatang, karena kompetitor dari daerah lain juga semakin baik.
Disamping itu, target dua emas guna meningkatkan perolehan medali tim sepak takraw Jateng di PON Jabar, yang saat itu hanya menyumbang satu medali emas saja.
"Tapi soal target dua emas ini kami akan lihat juga perkembangan kedepan. Karena dalam Kejurnas-Kejurnas yang diadakan di beberapa daerah sebelumnya, Jateng juga mampu berbicara.
"kami 2020 bisa saja menargetkan lebih dari dua emas. Tinggal melihat perkembangan pemain kami di kompetisi," papar Ihwan.
Ia menambahkan, sejauh ini yang masih jadi kendala PSTI Jateng yakni permasalahan pendanaan. Dirinya berharap pihak KONI Jateng bisa lebih memperhatikan cabang olahraga Sepak Takraw.
"Sepak takraw ini olahraga andalan Jateng merebut emas tapi anggarannya masih minim. Mudah-mudahan di KONI bisa memahami. Saya berharap KONI bisa membuat skala prioritas cabor mana yang bisa jadi prioritas untuk PON Papua," tegasnya.
Sementara itu, Ketua Harian Pengprov PSTI Jateng, Mustaqim menjelaskan, pihaknya sudah melakukan seleksi para atlit sejak tahun lalu meski terkendala masalah pendanaan.
"Kami juga sudah adakan TC jangka panjang, kami lakukan di berbagai tempat yaitu Jepara, Semarang, dan Banyumas.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/tim-sepak-takraw-jateng-mengadakan-latihan-di-lapangan-indoor-takraw-gor-jatidiri-semarang_20180717_071355.jpg)