Minggu, 31 Mei 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Kronologi Nenek 73 Tahun Diduga Dibunuh dan Dirudapaksa Cucu Sendiri

Berkat keterangan para saksi dan informasi yang didapat, akhirnya ST yang diduga pelaku berhasil diamankan

Tayang:
Editor: muslimah
posbelitung/dede suhendar Anggota Polres Belitung melakukan olah TKP kasus pembunuhan disertai pemerkosaan di Jalan Padat Karya, Dusun Asam Lubang, Desa Air Merbau, Senin (23/7). 

TRIBUNJATENG.COM - Warga di Jalan Padat Karya, Dusun Asam Lubang, Desa Air Merbau, Kabupaten Belitung, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung heboh saat menemukan mayat nenek berusia 73 tahun dalam kondisi tanpa busana.

Perempuan itu diduga dibunuh sebelum dibuang ke semak-semak sekitar 300 meter dari rumahnya.

Selang satu hari kemudian, polisi berhasil mengungkapkan kasus tersebut.

Polisi menangkap remaja laki-laki berinisial ST yang diduga membunuh serta memperkosa nenek kandungnya, AP (73) tersebut.

Usai membunuh neneknya, dia membuang jenazah korban, Minggu (22/7/2018).

Berselang satu hari, warga sekitar yang mendapati keberadaan jenazah korban langsung melaporkan kejadian tersebut ke Polres Belitung, Senin (23/7/2018).

Mendapati laporan tersebut, jajaran Satreskrim Polres Belitung langsung melakukan olah TKP.

Berkat keterangan para saksi dan informasi yang didapat, akhirnya ST yang diduga pelaku berhasil diamankan.

Kapolres Belitung AKBP Yudhis Wibisana membenarkan kejadian tersebut dan jajarannya sedang melakukan penyidikan atas kejadian tersebut.

"Dugaan sementara, pelaku melakukan pembunuhan dan pemerkosaan terhadap korban yang merupakan nenek kandungnya," kata Yudhis.

Anggota Satreskrim Polres Belitung melakukan olah TKP penemuan mayat di Dusun Asam Lubang, Desa Air Merbau, Kecamatan Tanjungpandan, Senin (23/7/3018). (Pos Belitung/Dede Suhendar)
Dari hasil penyelidikan, polisi sementara menetapkan ST sebagai pelaku.

Setelah diinterogasi, akhirnya bocah putus sekolah ini mengakui perbuatannya dan polisi langsung melakukan prarekonstruksi.

Berikut sederet fakta kejadian pembunuhan cucu pada neneknya tersebut:

1. Pelaku datang ke rumah korban

Kejadian berawal saat ST datang ke rumah korban.

Setibanya di TKP, pelaku langsung merusak parabola yang berada di samping rumah korban.

Lalu, ketika korban keluar dan tengah duduk di sebelah rumahnya, pelaku langsung menghabisi korban.

Kemudian, pelaku menyeret tubuh korban ke semak-semak di sekitar rumahnya.

Perbuatan korban tak berhenti sampai di situ. Sewaktu sampai di semak, tiba-tiba pelaku memperkosa korban. 

2. Warga melapor ke polisi

Warga yang mendapati informasi tersebut langsung melaporkan kejadian ke Polres Belitung.

Usai menerima laporan, jajaran Satreskrim Polres Belitung langsung melakukan olah TKP.

Setelah melakukan olah TKP dan mengumpulkan keterangan saksi, polisi memgamankan seseorang yang diduga pelaku.

Parahnya, pelaku berinisial ST ternyata cucu korban.

"Iya benar tadi ada laporan warga yang menemukan mayat di Desa Air Merbau, Dusun Asam Lubang. Mayat itu pertama kali ditemukan tetangga korban," ujar anggota Polres Belitung Ipda M Fadillah Makbul.

Ia mengatakan saat ini polisi melakukan olah TKP dan membawa jenazah korban ke RSUD untuk dilakukan visum.

Puluhan warga sekitar memadati lokasi kejadian saat anggota Polres Belitung sedang melakukan olah TKP.

Demi mengamankan petunjuk yang ada, lokasi dibatasi dengan police line.

3. Rumah korban jauh dari rumah tetangga

Kondisi sekitar rumah korban agak berjauhan dari rumah tetangga.

Bahkan bisa dibilang lokasi tersebut agak sepi, mengingat Jalan Padat Karya merupakan jalan penghubung antara Desa Aik Rayak dengan Desa Air Merbau.

Berdasarkan informasi yang dihimpun bangkapos.com, banyak warga yang kaget dengan kejadian tewasnya AP.

Sebab, sehari-harinya korban dikenal ramah dan sering berkunjung ke rumah tetangganya.

Salah satu warga yang datang ke TKP menuturkan sempat bertemu korban beberapa waktu lalu.

Saat itu, korban datang ke rumahnya untuk menjual sayuran.

"Pernah datang juga jual sayur ke rumah berapa hari lalu. Makanya kaget juga dengar kabar ini," kata pria yang tinggal tak jauh dari rumah korban.

4. Ditemukan tanpa busana

Sementara Fiu Yu Weh (38) salah seorang saksi yang menemukan jenazah AP di semak sekitaran rumah korban menuturkan saat pertama kali ditemukan korban terlentang tanpa busana.

Tubuh korban ditutupi dengan daun sehingga hanya terlihat bagian kepala dan kakinya.

Menurutnya, sekitar pukul 16.33 WIB, salah seorang anak korban menelpon dirinya mengabarkan bahwa AP tak kunjung pulang ke rumah.

Lalu, Fui langsung menuju rumah korban yang berjarak sekitar 300 meter dari rumahnya.

"Saya tetangganya, waktu itu saya diminta anak korban mencari keberadaan ibunya. Dia nelpon saya bilang kalau ibunya belum pulang juga," ujar Fiu saat ditemui di Mapolres Belitung.

Sesampainya di rumah korban, dirinya sempat ngobrol dengan anak dan menantu korban terkait upaya yang sudah dilakukan.

"Mereka bilang sudah pernah cari di sekitar rumah tapi tidak ada. Mereka juga sempat minta bantuan orang pintar katanya masih ada di sekitar rumah, makanya kami cari lagi," katanya.

Akhirnya sekitar pukul 17.00 WIB, jenazah AP ditemukan sekitar 300 meter di semak sebelah rumahnya.

Mendapati kondisi AP yang sudah tak bernyawa, anak dan menantu korban langsung histeris.

"Saya juga histeris lihat wajah korban. Lalu anaknya langsung mau peluk ibunya tapi saya cegah karena saya tahu ini sudah urusan kepolisian," sebutnya. (Posbelitung.co/n1)

Sumber: Bangka Pos
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved